Rincian Biaya Iuran PPNI Untuk Periode 2016-2020

Senyumperawat.com – Proses pembuatan NIRA (Nomor Induk Registrasi Anggota) PPNI sudah seharusnya dipahami oleh tiap perawat. Termasuk di dalamnya adalah biaya. Baik itu biaya awal dan juga iuran wajib bagi para anggota. Keputusan dari Munas (Musyawarah Nasional) IX PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) telah merincikan hal itu. Rincian biaya ini diatur dalam AD ART PPNI Bab XIII pasal 73 tentang iuran anggota dan SIM-K.

Iuran bagi anggota baru sebagai pangkal adalah Rp 100.000. Untuk iuran anggota dikenakan Rp 200.000. Alokasi dana iuran para anggota ini juga telah dirinci baik untuk DPP, DPW, DPD dan juga DPK. Untuk rincian alokasi dana iuran anggota PPNI adalah sebagai berikut:

  1. DPP PPNI sebesar 15%
  2. DPW Provinsi sebesar 20%
  3. DPD Kab/Kota sebesar 25%
  4. DPK 40%.
Rincian biaya iuran anggota PPNI (Sumber : simk.inna-ppni.or.id)

Untuk Dewan Pengurus Perwakilan Luar Negeri (DPLN) menyetorkan 20% dari iuran anggota ke Dewan Pengurus Pusat PPNI. Iuran anggota ditambahkan iuran keanggotaan ICN sebesar Rp.5000,- (lima ribu rupiah)/anggota/bulan dan disetorkan langsung oleh Dewan Pengurus Daerah Kabupatem/Kota kepada Dewan Pengurus Pusat PPNi melalui rekening Bank BNI 46 nomor rekening 0272261360.

Pemberlakuan besaran pembayaran iuran anggota terbaru berdasarkan ART Munas IX PPNI Palembang Sumatera Selatan, terhitung dimulai tanggal 1 Januari 2016. Untuk saat ini pembayaran iuran anggota masih menggunakan aturan dan mekanisme yang lama diikutip dari AD/ART MUNAS IX PPNI Palembang. (Destur/ppnisultra)

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker