PPNI Lantik Kolegium Keperawatan Guna Akomodir Kebutuhan Perawat

Kolegium Keperawatan

Senyumperawat.com – Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI ) membentuk dan melantik kolegium keperawatan dalam rangka mengakomodir kebutuhan perawat termasuk pada bidang pendidikan.

”Seiring meningkatnya kebutuhan perawat sebagai tenaga medis penunjang kebutuhan penunjang kesehatan, kami berharap melalui organisasi ini pengelolaan dan pengawasan perawat sebagai organisasi profesi semakin baik. Kami ingin menciptakan kebersamaan dan bersinergi dengan pemerintah untuk dapat melayani kebutuhan masyarakat,” ujar Ketua Umum DPP PPNI, Harif Fadhillah saat dikonfirmasi, Senin (24/7/2017).

Muat Lebih

Menurut Harif, saat ini tenaga keperawatan sudah berkembang. Perawat bukan hanya sebagai pembantu dokter, dan pembantu tenaga medis, karena perawat sudah mempunyai ilmu sendiri.

“Justru itu perkembangan ilmunya tersebut dapat diikuti dengan perkembangan cabang-cabang ilmu. Pengembangan cabang ilmu ini harus ada orang yang mengelola supaya tidak melebar kemana mana. Fokus dan tidak saling bertumpang tindih. Inilah gunanya ada kolegium. Nantinya diterjemahkan didalam standar pendidikan, kurikulum, yang dapat dilaksanakan di institusi pendidikan untuk menghasilkan perawat yang berkualitas,” katanya.

 

Dahulu perawat hanya setingkat SMK atau SMA. Namun semakin banyak peminat, jurusan perawat itu sendiri tumbuh ke pendidikan tinggi. “Kini pendidikan profesi perawat sudah bisa sampaj jenjang tingkat S3. Saat ini sudah punya 7 profesor khusus perawat dalam pengembangan disiplin ilmu,” tuturnya.

Untuk masalah kesejahteraan perawat, lanjut Harif, saat ini PPNI berupaya berjuang untuk mewujudkan kesejahteraan anggotanya.

“Dari data yang ada tahun 2014 ada 11.300 perawat secara sukarela di 15 provinsi di Indonesia tidak digaji dan sebagainya, kami sudah advokasi. Soal rekruitmen, perawat menjadi PNS masih terganjal pada UU-ASN (Aparatur Sipil Negara). Untuk itu DPP PPNI membentuk tim pengawalan petisi UU-ASN. Dengan harapan UU yang telah direvisi dapat mengakomodir teman teman yang honor dapat masuk PNS tanpa tes. Saat ini yang honorer ada 81.191 perawat di seluruh Indonesia yang bekerja di institusi pelayanan kesehatan milik pemerintah,” ungkapnya.

Pada pelantikan Kolegium Keperawatan periode 2015 – 2020 dilakukan di Hotel Bumi Wiyata, Depok, ada 88 anggota yang dilantik langsung oleh Harif Fadhillah, SKp, SH didampingi Sekjen DPP PPNI Dr. Mustikasari, SKp, MARS dan Dedi Aprizal, SKpKetua Bidang Organisasi & Kaderisasi DPP PPNI yang disaksikan oleh para undangan, Pengurus DPW se Indonesia dan DPD yang hadir.

Adapun 8 Kolegium yang dilantik diantaranya Kolegium Kepemimpinan dan Manajemen, Medikal Bedah, Maternitas, Anak, Jiwa, Komunitas, Kardiovaskuler dan Onkolgi.

Pos terkait