Penemuan Alat Pembunuh Kanker ECCT (Electro Capacitive Cancer Treatment)

Hasil ECCT yang berbasis biofisika itu membuktikan bahwa medan listrik dapat membunuh sel kanker lewat penggunaan medan magnet relatif yang tidak menimbulkan efek samping

Senyumperawat.com – Alat pembunuh kanker ECCT (Electro Capacitive Cancer Treatmen) temuan Dr. dr. Sahudi Salim, SpB(K)KL diklaim sebagai inovasi baru. Sahudi menemakan alat tersebut sebagai tugas disertasinya di Fakultasi Kedokteran Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

“Dengan adanya temuan ini maka merombak pemahaman pengobatan kanker hanya bisa dilakukan melalui operasi, radioterapi, maupun kemoterapi yang dinilai sangat membutuhkan biaya yang besar,” kata Dr dr Sahudi Salim, SpB(K)KL usai sidang disertasinya.

Ia mengatakan, hasil Alat Pembunuh Kanker ECCT yang berbasis biofisika itu membuktikan bahwa medan listrik dapat membunuh sel kanker lewat penggunaan medan magnet relatif yang tidak menimbulkan efek samping jika dibanding kemoterapi, radioterapi, maupun operasi.

Mengubah paradigma

“Penelitian itu juga mengubah paradigma yang sudah bertahan hampir 100 tahun di dunia kedokteran yang selalu ditopang pengobatan biokimia. Dengan menggunakan medan listrik 20 volt selama 24 jam kemudian jumlah sel hidup dan mati dihitung,” ungkapnya.

Sementara itu, dosen penguji disertasi, Prof Dr David S Perdanakusuma, dr Sp.BP(K) mengungkapkan bahwa alat terapi ECCT sudah digunakan secara luas di seluruh dunia. Namun masih belum ada sisi ilmiahnya, sehingga jenis terapi tersebut masih dipertanyakan keabsahannya.

“Dari sisi profesi masih banyak yang mempertanyakan alat ECCT karena dianggap jenis terapi yang menyesatkan, namun ternyata setelah ada penelitian dari Dr Sahudi, maka ditarik benang merah yang menemukan bahwa sel-sel dengan pajanan listrik bisa mati,” ungkapnya.

Ia berharap bahwa penelitian Alat Pembunuh Kanker ECCT itu ke depannya bisa digunakan ke pasien karena selama ini masih dalam tahapan in vitro atau hanya dilakukan di laboratorium yaitu menggunakan sel Hela, sel Kanker Rongga Mulut, dan sel Mesenkim Sumsum Tulang. (Destur/dari berbagai sumber)

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker