Kabupaten Jeneponto Usulan 1.500 CPNS Termasuk 196 CPNS Tenaga Kesehatan, Tapi…

Senyumperawat.com – Mulai awal masuk tahun 2017, salah info yang paling dinanti adalah penerimaan CPNS, misalnya CPNS tenaga kesehatan. Banyak tenaga kesehatan yang lulus tiap tahunnya. Namun sayang, lowongan kerja yang menyerapnya tidak seimbang. Hasilnya adalah makin banyaknya pengangguran bergelar diploma atau sarjana kesehatan.

Tidak sedikit yang mengeluh pula soal STR (Surat Tanda Registrasi) yang jadinya baru 6 bulan atau 1 tahun setelahnya. Jadi selama itu tenaga kesehatan yang mengusulkan STR menjadi pengangguran. Setelah dapat STR pun, belum tentu pula kemudian diterima kerja.

Pemerintah Kabupaten Jeneponto mengusulkan angka 1.500 untuk penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS). “Tapi belum ada info dari pusat bilang akan ada penerimaan,” kata Kepala BKSDM Jeneponto Arifin Nur kepada TribunJeneponto.com, kemarin.

BKSDM Jeneponto telah menyodorkan sejumlah formasi kebutuhan aparatur sipil negara (ASN) secara online, ke Kementerian Pemberdayaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB).

“Kan bentuknya dalam bentuk aplikasi, jadi kita sudah input untuk usulan guru dan tenaga kesehatan, sisa tenaga teknis yang belum terakap,” kata Pengelola Data dan Informasi Kepegawaian BKSDM Jeneponto, Sri Alriah.

Tenaga guru dan kesehatan yang mendominasi usulan formasi CPNS Jeneponto.

Untuk formasi tenaga guru yang diusulkan mencapai 913 guru SD dan 306 guru SMP.

Tenaga kesehatan 196 CPNS tenaga kesehatan, terdiri bidan, perawat, dokter, penyuluh kesehatan, tenaga kefarmasian dan tenaga kesehatan, tenaga gizi, dan pranata laboratorium.

Untuk tenaga teknis, “masih menunggu data kebutuhan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah. Paling lambat Juli ini semua sudah terekap masuk ke aplikasi, ini sisa usulan tenaga tehnis yang belum rampung dari beberapa SKPD,” kata Sri Alriah.

Menurutnya, usulan dari SKPD terkait harus sesuai dengan analisis beban kerja dan analisi jabatan Tahun 2017. “Jadi kalau sesuai dengan data sementara, kisaran total keseluruhannya itu hampir 1.500 sesuai dengan Anjab analisis beban kerja,” katanya.

Setelah rampung diusulkan maka pihaknya menunggu jumlah kouta penerimaan yang akan ditentukan oleh Kemenpan-RB. Untuk saat ini jumlah ASN Jeneponto mencapai 5.873 orang. Terdiri 2.642 tenaga pengajar atau guru, 546 tenaga kesehatan, 222 tenaga penyuluh, 2.440 tenaga tehnis dan auditor sebanyak 23 orang. (Destur/Tribun)

Destur Purnama Jati, S.Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *