BNP2TKI Adakan Upskilling Bagi 53 Calon TKI Perawat Ke Timur Tengah

BNP2TKI Adakan Upskilling Bagi 53 Calon TKI Perawat Ke Timur Tengah

Senyumperawat.com – BNP2TKI untuk pertama kalinya mengadakan upskilling bagi 53 calon TKI perawat untuk penempatan ke negara Timur Tengah. Kegiatan ini dinahkodai oleh Loka Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (LP3TKI Surabaya). Kegiatan upskilling Licensed Practical Nurse (LPN) dilakukan secara intens selama 250 jam.

Para perawat yang mengikuti program pelatihan peningkatan kualitas dan kompetensi (Upskilling) Licensed Practical Nurse (LPN) ini terdiri dari S1 Ners dan D3 Keperawatan.

Program dibuka secara resmi oleh Deputi Kerjasama Luar Negeri dan Promosi, Elia Rosalina Sunityo, pada Senin (17/07/2017). Elia menjelaskan bahwa program ini akan meningkatkan kemampuan keperawatan bagi calon TKI sektor kesehatan dengan menjalani pelatihan kompetensi keperawatan. Kegiatan ini diselenggarakan mulai dari tanggal 17 Juli 2017 s/d 19 Agustus 2017 di Lembaga Pelatihan Banyuwangi International Health Training Center (BIHTC) yang bekerjasama dengan Akademi Kesehatan Rustida di Banyuwangi.

“Kegiatan upgrading skill sektor kesehatan (keperawatan) ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan pada tahun 2017, dan diharapkan dapat meningkatkan kualitas tenaga kesehatan di negara kita sehingga dapat memenuhi kebutuhan pengguna di luar negeri,” ujar Elia pada saat membuka acara pelatihan Upgrading Skill.

Dengan dimulainya kegiatan Upgrading Skill sektor kesehatan di Banyuwangi, diharapkan kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan di daerah lain. Selain untuk sektor kesehatan, kegiatan peningkatan kompetensi (Upgrading Skill) ini juga ditujukan untuk sektor/jabatan lain seperti di sektor hospitality (sea based/land based) dan welder.

Lembaga pelatihan upgrading skill ini akan memberikan pelatihan yang maksimal kepada peserta, maka dari itu diharapkan para peserta pelatihan agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya sehingga dapat meningkatkan skill dan kompetensi, serta dapat lulus test sampai dengan ditempatkan bekerja keluar negeri.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banyuwangi, S. Alam Sudrajat, mengucapkan terima kasih terhadap pelaksanaan kegiatan (upgrading skill) bagi calon TKI sektor kesehatan (keperawatan) di Banyuwangi dan mendukung sepenuhnya acara ini, karena merupakan program untuk peningkatan kemampuan TKI professional sektor keperawatan. Selain itu beliau juga mendorong program upgrading skill lainnya di Banyuwangi sektor hospitality atau sektor yang lain.

Durasi pelatihan ini akan dilaksanakan selama 250 jam pelatihan, dan akan diisi dengan belajar teori di kelas dan praktek yang nantinya akan dilaksanakan di Rumah Sakit Bhakti Husada Krikilan Banyuwangi.

Program ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah yang tidak lagi menempatkan calon TKI untuk Penata Laksana Rumah Tangga (PLRT) di Negara-negara kawasan Timur Tengah, melainkan menempatkan calon TKI yang memiliki keahlian pada sektor-sektor tertentu.

Turut hadir dalam acara tersebut Direktur Pemetaan dan Harmonisasi TKLN II Yana Anusasana, Kasubdit Harmonisasi Kompetensi TKLN Sudiharto, Perwakilan LP3TKI Surabaya Hari Saputra, Koordinator P4TKI Banyuwangi Panji Tri Nugroho, Ketua Yayasan Akademi Kesehatan Rustida Endang Sulaiman, Direktur Akademi Kesehatan Rustida Anis Yuliastutik, dan Ketua DPD PPNI Banyuwangi Sis Mulyanto.

Diharapkan dengan pelatihan ini, para calon TKI Perawat Ke Timur Tengah bisa mendapatkan bekal cukup. Berkelana di negeri orang tidaklah semudah mencari jamur di negeri sendiri, mungkin begitu jika senyumperawat.com mengibaratkan. (Destur/BNP2TKI)

Share

COMMENTS