Gaji Perawat Asing di Indonesia Rp 27,6 Juta, Perawat Lokal Kadang Tak Digaji

Senyumperawat.com – Gaji perawat hingga kini masih polemik. Ketika ingin bersaing dikancah Internasional dan melahirkan perawat-perawat bermutu serta berintegritas tinggi sejumlah rumah sakit dan perguruan tinggi swasta di Jawa Tengah ingin mendatangkan pekerja asing, namun gaji tinggi dan kemampuan bahasa yang masih menjadi kendala.

Persaingan MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN)

Direktur Utama Semarang Medical Center (SMC) Telogorejo, Kota Semarang, Imelda Tandiyo mengatakan meskipun era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) sudah mulai berlaku, tidak mudah merekrut tenaga medis atau paramedis untuk bekerja di rumah sakit.

Muat Lebih

Barier atau filter tenaga profesional oleh pemerintah Indonesia masih ketat. “Setahu saya dokter asing yang sudah praktik di Indonesia baru di Medan dan Surabaya,” katanya di kantornya, pekan lalu.

Baca juga: 5 Negara dengan Gaji Perawat Tertinggi di Dunia

Ia menyebutkan syarat dasar agar tenaga asing bisa bekerja di Indonesia, khususnya Jawa Tengah adalah lancar berbahasa Indonesia, kemudian mengurus izin praktik di lokasi bekerja. Bahkan, untuk lulusan luar negeri harus ada masa adaptasi satu tahun sebelum benar-benar bekerja.

Imelda mengatakan penyesuaian memang perlu dilakukan karena karakteristik dan jenis lingkungan yang berbeda. Misalnya di negara Filipina tidak ada demam berdarah dengue, tapi di Indonesia ada. “Sebagai negara berkembang, aturannya memang berbeda dengan negara maju. Negara berkembang lebih susah dimasuki. Yang paling bisa didatangkan adalah tenaga konsultan, itu pun maksimal dua tahun,” beber Imelda.

Kenapa gaji perawat asing tinggi di Indonesia?

Selain itu, ada resiko lain yaitu jika mendatangkan tenaga medis atau paramedis dari luar negeri maka harus menyesuaikan gaji standar mereka. Ia ragu ada dokter profesional dari luar negeri yang mau ke Indonesia dengan fee yang lebih rendah.

Imelda justru memerkirakan banyak dokter yang bayarannya lebih rendah di negaranya berusaha datang ke Indonesia. Mungkin juga dokter Indonesia yang malah mencoba peruntungan di negeri ASEAN lainnya.

Ia menggambarkan gaji tenaga kerja asing (TKA) berkualitas jauh lebih tinggi. Contohnya saat ia menyewa konsultan perawat dari Filipina selama dua tahun. Gaji yang dikeluarkannya berstandar internasional atau dolar.

Filipina memang dikenal dengan kualitas perawatan yang tinggi. Pihak RS Telogorejo pun sempat menyewa satu perawatuntuk mengajari jajarannya tentang hospitality. Bayaran yang disediakannya pun tembus 2.000 dolar AS per bulan (sekitar Rp 27,6 juta bila kurs 1 dolar = Rp 13.800). Sekarang konsultan itu sudah pulang ke negaranya. “Kalau buat menggaji perawat di sini sudah dapat berapa tuh,” ucapnya.

Imelda mengakui kualitas konsultan perawat asal Filipina profesional. Misalnya, perawat diajari tempat menginfus yang bisa mengurangi resiko infeksi dan sebagainya.

Source: Warta Kesehatan
Editor: Destur

Pos terkait