Manfaat Vitamin C, Jaga Stamina Saat Muslim Labil

Herbalogi Riset

Senyumperawat.com – Manfaat vitamin C masih saja sebagian besar orang mengaitkan dengan sariawan. Sekali terasa perih pada bibirnya saat makan, lantas sibuk cari jeruk. Masih mending sebenarnya berpikir mencari sumber vitamin C yang alami. Di lain sisi, bagi yang sudah paham manfaat vitamin C juga untuk menjaga stamina tubuh, maka saat terasa kurang enak badan pun mencari vitamin C.

Akhir-akhir ini, hujan semakin sering terjadi. Flu akan sangat mudah mampir ke tubuh kita jika kondisi tubuh tidak dijaga. Vitamin C secara riset telah terbukti efektivitasnya. Perlu diperhatikan pula saat mengonsumsi vitamin C. Dosis harus disesuaikan dengan kebutuhan tubuh sehingga bukannya sehat yang didapat tapi justru menambah masalah.

Seorang peneliti dari University of Helsinki, Finlandia mengadakan percobaan dan membagi partisipan ke dalam beberapa kelompok. Kelompok pertama diberi vitamin C 3 gram/hari; kelompok kedua diberi vitamin C 6 gram perhari, dan kelompok ketiga diberi plasebo.

Dibandingkan kelompok plasebo, mereka yang diberi dosis 6 gram/hari dilaporkan lebih cepat sembuh dari flunya. Hasil senada juga didapat ketika peneliti membagi partisipan menjadi kelompok yang diberi 4 gram vitamin C/hari dan 8 gram/hari.

Saat diberi 6 gram/hari, peluang kesembuhan dari flu mencapai 17 persen, sedangkan ketika diberi 8 gram/hari, peluangnya naik menjadi 19 persen. Makin banyak dosis vitamin C-nya, maka makin besar peluang partisipan untuk sembuh dari flu juga makin banyak.

Penambahan dosis ini dirasa perlu karena secara umum karena kebanyakan orang hanya mengonsumsi vitamin C dalam dosis yang sangat rendah. Peneliti tersebut menyatakan bahwa vitamin C adalah antioksidan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh seseorang. Vitamin ini juga terbukti mampu menghambat replikasi berbagai macam virus, salah satunya yang memicu flu berat.

Selain itu, idealnya vitamin C harus dikonsumsi sesegera setelah gejala awal flunya muncul untuk menguatkan efektivitas antioksidannya. Demikian seperti dilaporkan Science Daily.

Peneliti juga mengatakan, mengonsumsi vitamin C secara teratur juga tidak lantas bisa mencegah datangnya penyakit ini.  Menurut peneliti pula, vitamin ini nyatanya hanya memberikan efek preventif bagi orang-orang yang sangat aktif seperti pelari marathon atau tentara yang sedang dalam masa pelatihan.

Disarankan juga untuk berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan dosis vitamin C yang tepat untuk dikonsumsi, tak peduli meski hanya untuk jangka pendek. Oleh karena itu, untuk mendapatkan manfaat vitamin C secara menyeluruh, tidak boleh asal dalam mengonsumsinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.