Resep Herbal Nyeri Rheumathoid Artritis, Bedanya dengan Rematik

Herbalogi Penyakit

Senyumperawat.com – Rasa nyeri Rheumatoid Artritis berbeda dengan rematik. Kalau rematik lebih lebih akrab dikenal dalam dunia kesehatan sebagai osteoartritis. Memang sama-sama ada “itis” dalam penyebutannya yang berarti ada peradangan atau inflamasi. Meskipun demikian, rematik lebih dekat kaitannya dengan proses penuaan. Proses penuaan ini mengakibatkan persendian sudah mulai berkurang fleksibilitasnya terutama pada bagian sendi yang dilapisi minyak sinovial. Sedangkan penyakit rheumatoid artrtitis sendiri adalah penyakit
autoimun yang terjadi sistemik. Penyakit Rheumatoid artritis dapat disebabkan oleh beberapa faktor.

Faktor penyebab Rheumatoid Artritis

  • Genetik, berupa hubungan dengan gen HLA-DRB1 dan faktor ini memiliki angka kepekaan dan ekspresi penyakit sebesar 60%
  • Hormon
  • Faktor Infeksi
  • Heat Shock Protein (HSP), merupakan protein yang diproduksi sebagai respon terhadap stres. Protein ini mengandung untaian (sequence) asam amino homolog. Diduga terjadi fenomena kemiripan molekul dimana antibodi dan sel T mengenali epitop HSP pada agen infeksi dan sel
    Host. Sehingga bisa menyebabkan terjadinya reaksi silang Limfosit dengan sel Host sehingga mencetuskan reaksi imunologis.
  • Faktor Lingkungan

Nyeri Rheumatoid Artritis bisa terjadi hampir disemua sendi. Ada pun paling sering dijumpai terjadi pada sendi siku, kaki dan pergelangan kaki dan lutut. Tentunya nyeri Reumathoid Artritis ini sangat mengganggu aktivitas. Oleh karena itu jangan lupakan tanaman di sekitar kita yang dapat memberikan manfaat besar untuk mengatasi nyeri Reumathoid Artritis ini secara herbal.

Tanaman herbal mengatasi nyeri Reumathoid Artritis

Buah-buahan

1. Jus Delima

Persendian lutut, pinggul dan tangan terasa sakit? Cobalah makan buah delima. Buah delima memiliki sifat anti-inflamasi dan antioksidan yang bisa melindungi tulang rawan Anda. Ketika para peneliti di Case Western Reserve University di Cleveland menempatkan ekstrak buah delima pada sampel jaringan tulang rawan yang rusak akibat osteoarthritis, sesuatu yang baik terjadi. Jus delima mampu menurunkan tingkat inflamasi terkait dengan kelebihan produksi enzim tertentu. Dalam jumlah normal, enzim ini sangat penting untuk penggantian tulang rawan, tetapi ketika terlalu banyak diproduksi, seperti dalam kasus osteoarthritis, tulang rawan jadi menipis.

2. Nanas

Bromelain, enzim protein yang ada dalam nanas dan berguna membantu proses pencernaan, ternyata juga bisa mengurangi peradangan. Bromelain efektif untuk mengurangi nyeri osteoarthritis seperti beberapa obat anti-inflamasi misalnya ibuproen. Beberapa penelitian menyebutkan bahwasuplemen bromelain juga membantu mengurangi rasa sakit akibat rheumatoid arthritis. Makanlah nanas Anda di antara waktu makan, tidak bersamaan dengan, atau enzim akan habis digunakan untuk membantu mencerna makanan Anda. Pilih nanas segar atau beku nanas, bukan jus atau kalengan.

3. Rempah-rempah Anti-inflamasi

Para peneliti menemukan bahwa banyak rempah-rempah yang dapat kita gunakan untuk melawan peradangan. Jahe dan kunyit misalnya, mengandung senyawa kuat yang disebut curcumin, yang dapat menghambat enzim dan protein yang memicu peradangan.

Beberapa studi juga mengatakan bahwa jahe dan kunyit secara khusus mengurangi rasa sakit dan bengkak pada orang dengan arthritis. Cengkeh mengandung bahan kimia anti-inflamasi yang disebut eugenol. Cengkeh, kunyit, dan jahe juga mengandung antioksidan, yang penting dalam memperlambat kerusakan tulang rawan yang disebabkan oleh arthritis.

4. Teh hijau dan buah jeruk

Keduanya mengandung senyawa quercetin. Penelitian menunjukkan bahwa senyawa kimia ini memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi kuat. Studi awal pada hewan menunjukkan, teh hijau dapat membantu mencegah atau meredakan gejala RA. Dan menurut Iowa Women’s Health Study, wanita yang minum lebih dari tiga cangkir teh hijau dalam sehari, risikonya menderita RA berkurang hingga 60 persen.

Makanan mengandung Omega 3 dan Antioksidan

1. Makanan Tinggi Asam Lemak Omega-3

Selama bertahun-tahun, para peneliti telah memperhatikan bahwa orang dengan arthritis yang banyak makan ikan tinggi lemak Omega-3 mengalami pengurangan rasa sakit yang lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak makan sebanyak ikan. Asam lemak omega-3 dalam ikan meningkatkan produksi anti-inflamasi terbaru yang disebut Resolvin. Dalam satu studi, baik Omega-3 maupun aspirin terbukti dapat meningkatkan produksi Resolvin yang menghambat aktivitas sel-sel inflamasi.

2. Makanan Kaya Antioksidan

Para peneliti telah lama meyakini bahwa radikal bebas, memainkan peran dalam menyebabkan arthritis.
Menurut sebuah penelitian di Jepang baru-baru ini, radikal bebas dapat menyabot kemampuan tulang rawan untuk tetap sehat dan memperbaiki diri. Orang dengan arthritis cenderung memiliki lebih banyak radikal bebas dan karena itu harus melakukan upaya ekstra untuk mendapatkan lebih banyak antioksidan, khususnya vitamin C dan beta-karoten dari makanan alami.

Vitamin C seperti yang ada dalam jeruk dan kiwi, serta zeaxanthin, antioksidan yang ditemukan dalam sayuran berdaun hijau, juga dapat menurunkan risiko kerusakan tulang rawan. Selain itu, sayuran hijau juga mengandung banyak vitamin E. Beberapa studi menunjukkan bahwa vitamin juga dapat mengurangi rasa sakit osteoarthritis, terutama jika dikombinasi dengan vitamin C (250 sampai 500 miligram perhari).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.