Anatomi Reproduksi Wanita Eksternal dan Internal | Senyum Perawat

0
Anatomi reproduksi wanita bagian eksternal dan internal

Senyumperawat.com – Anatomi reproduksi wanita adalah satu kesatuan yang rumit. Betapa Allah menciptakan organ tubuh manusia begitu detail. Fungsinya pun begitu beragam dan tidak ada yang sia-sia. Seluruh mekanisme anatomis reproduksi wanita terusun secara rapi dan saling terkait satu sama lain dengan organ tubuh lainnya.

Berikut ini sedikit penjelasan tentang anatomi reproduksi wanita baik internal dan ekternal. Bagi tenaga medis, bahasa asing yang disebutkan sudah terbiasa. Namun bagi pembaca non-medis semoga tidak membuat bingung.

Anatomi reproduksi wanita bagian eksternal
Anatomi reproduksi wanita bagian eksternal

Anatomi reproduksi wanita eksternal

  • Mons veneris/pubis
    Bagian yang menonjol diatas simfisis dan terdiri dari jaringan lemak.
  • Labia mayora
    Berbentuk lonjong dan menonjol, terdiri dari jaringan lemak. Kebawah dan kebelakang kedua labia mayora bertemu membentuk kommisura posterior.
  • Labia minora
    Lipatan tipis dari kulit sebelah dalam labia mayora. Kedepan kedua labia minora membentuk preputium klitoris. Kebelakang membentuk fossa navikulare.
  • Klitoris
    Tertutup oleh preputium klitoris, sebesar kacang ijo terdiri dari serabut saraf dan pembuluh darah, analog dengan penis laki – laki.
  • Vulva
    Bentuk lonjong dibatasi di depan oleh klitoris, kanan kiri oleh labia minora, di belakang oleh perineum. Terdapat orificium urethra eksterna. Ostia kelenjar skene yang analog dengan kelenjar prostat pada laki – laki, dan kelenjar vestibularis bartolini yang mengeluarkan getah lendir pada waktu coitus.
  • Hymen
    Berupa lapisan tipis dan menutupi sebagian besar introitus vagina. Bentuknya berbeda-beda dari bulan sabit sampai berlubang – lubang.

Baca juga: Macam-Macam Penyebab Gatal Pada Vagina

Anatomi reproduksi wanita bagian eksternal
Anatomi reproduksi wanita bagian eksternal

Anatomi reproduksi wanita internal

  • Vagina
    Suatu saluran muskulo membranosa yang menghubung-kan uterus dan vulva terletak antara kandung kencing dan rektum. Dindingnya berlipat-lipat disebut rugae, tidak terdapat kelenjar.
  • Uterus
    Berbentuk seperti buah advokat, sebesar telur ayam. Terdiri dari fundus uteri, korpus uteri dan serviks uteri. Korpus uteri merupakan bagian uterus terbesar dan sebagai tempat janin berkembang. Isthmus adalah bagian uterus antara serviks dan korpus, yang menjadi segmen bawah rahim pada kehamilan.
  • Tuba fallopi
    Berjalan ke arah lateral, mulai dari kornu uteri kanan dan kiri. Terdiri dari 4 bagian :
    1) pars interstitialis, bagian dalam dinding uterus,
    2) pars ismika, bagian tengah tuba yang sempit,
    3) pars ampularis, bagian yang terlebar dan sebagai tempat konsepsi terjadi,
    4) infundibulum, bagian ujung tuba dan mempunyai fimbria. Tuba fallopi berfungsi membawa ovum ke kavum uteri.
  • Ovarium
    Ada 2, kiri dan kanan. Terdiri dari bagian luar (korteks) yang mengandung folikel-folikel dan bagian dalam (medulla) yang berisi pembuluh darah, serabut saraf, dan pembuluh limfe, ovarium berhubungan dengan uterus dengan ligamentum ovari propium. Pembuluh darah ke ovarium (arteri ovarika) melalui ligamentum suspensorium ovarii (ligamentum infundibulopelvikum). Fungsi ovarium adalah untuk produksi hormon dan ovulasi.
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.