Inilah Minimal Syarat Mendaftar Perawat ke Jepang 2018

Inilah Minimal Syarat Mendaftar Perawat ke Jepang 2018

Senyumperawat.com – Minimal syarat mendaftar perawat ke Jepang ada beberapa macam. Semua itu telah diumumkan dalam website BNP2TKI. Meskipun tersebutkan dalam website itu syarat menjadi perawat ke Jepang 2017, namun syarat umumnya masih tetap sama. Baik tahun sebelumnya atau pendaftaran perawat ke Jepang 2018.

Calon perawat yang ingin mendaftar perawat ke Jepang harus berusia 21 sampai dengan 35 tahun untuk calon careworker. Pendaftaran program pengiriman perawat ke Jepang mensyaratkan serendah-rendahnya lulusan D3 Keperawatan. Sementara ini, belum ada info apakah terbuka juga untuk bidan. Namun sepanjang info selama ini, hanya perawat yang dikirimkan.

Muat Lebih

Ijazah dan transkrip nilai yang dikumpulkan pun dibuat dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilegalisir dengan cap basah atau embose. Pendaftar juga lampirkan surat pernyataan bersedia ditempatkan sebagai careworker/ kaigofukushishi di Jepang, ditandatangani diatas materai Rp. 6.000,- diketik manual atau komputer.

Sedikit berbeda untuk TKI Nurse atau perawat yang akan ditempatkan di rumah sakit. Umur yang disyaratkan untuk calon perawat Indonesia di Jepang adalah 23-35 tahun. Syarat mendaftar perawat ke Jepang tiap tahunnya sama, serendah-rendahnya lulusan D3 Keperawatan. Lulusan D3 telah memiliki pengalaman kerja minimal komulatif 2 tahun. Sedangkan untuk lulusan S1 Keperawatan ditambah Profesi Ners dan telah memiliki pengalaman kerja minimal komulatif 1 tahun;

Tidak lupa pula melampirkan photo copy Surat Tanda Registrasi (STR) dari Kemkes/MTKI dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris dilegalisir dengan cap basah atau embose. Melampirkan surat keterangan pengalaman kerja atau surat keterangan kerja sebagai perawat sekurang-kurangnya 2 tahun komulatif per 31 Juli 2016 (lulusan D3 Keperawatan) atau sekurang-kurangnya 1 tahun per 31 Juli 2016 (lulusan S1 + Ners).

Syarat umum mendaftar perawat ke Jepang 2018

  1. Foto copy KTP yang masih berlaku;
  2. Foto copy Paspor sekurang-kurangnya masih berlaku 1 (satu) tahun ke depan;
  3. Foto copy Akte Kelahiran atau Surat Kenal Lahir;
  4. Foto copy Kartu Pencari Kerja/AK1 yang dilegalisir dengan cap basah atau embose;
  5. Asli Surat Ijin dari Orang Tua/Wali/Suami/Isteri yang ditandatangani diatas meterai Rp. 6.000,- diketik manual atau komputer wajib diketahui Lurah atau Kepala Desa;
  6. Asli Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) yang masih berlaku;
  7. Asli Medical Check up dengan hasil Fit yang masih berlaku dan tidak cacat fisik yang mengganggu dalam bekerja,dan bagi wanita tidak dalam keadaan hamil;
  8. Pas Foto berwarna terbaru dengan latar belakang putih, menghadap kedepan dan tampak jelas dengan ukuran 3×4 Cm sebanyak 6 (enam) lembar;
  9. Bagi wanita tidak pernah bertato dan laki-laki tidak pernah bertato dan tidak pernah bertindik;
  10. Membuat surat pernyataan tidak akan mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus matching yang ditandatangani diatas materai Rp. 6.000,- dikettik manual atau komputer dan wajib diketahui oleh Orang Tua/Wali/Suami/Isteri;
  11. Membuat surat pernyataan tidak akan menuntut ganti rugi apabila dalam proses penempatan ditemukan kasus yang diakibatkan oleh calon TKI sehingga calon TKI dikeluarkannya dari tempat pelatihan yang ditandatangani diatas materai Rp. 6.000,- diketik manual atau komputer dan wajib diketahui oleh Orang Tua/Wali/Suami/Isteri;
  12. Foto copy sertifikat kemampuan bahasa Jepang, bahasa Inggris atau bahasa lainnya dan sertifikat keterampilan lainnya (BCLS, BTLS, atau PPGD) bila ada.

Bagi rekan-rekan perawat yang berminat untuk mendaftar perawat ke Jepang 2018, segera persiapkan syarat di atas. Akan ada tes berkala dari BNP2TKI jika syarat administrasi telah diterima. Selamat mencoba dan raih prestasi ke mancanegara. (Destur/eSPer)

Pos terkait