Konsep Sehat dan Sakit Dalam Pandangan Islam

Konsep Sehat dan Sakit Dalam Pandangan Islam

Senyumperawat.com – Konsep sehat dan sakit dalam pandangan Islam memiliki esensi yang berbeda dengan paradigma umum. Tentunya, setiap konsep sehat dan sakit tiap pakar yang berpendapat memiliki alasan tersendiri. Namun, konsep sehat dan sakit menurut Islam adalah sebuah argumentasi yang langsung didasarkan pada Al Quran dan Hadits. Maknanya, semua aspek dalam kehidupan Islam telah sempurna.

Allah selalu menciptakan suatu hal dari dua sisi yang berlawanan. Ada baik ada buruk, ada hidup ada mati, ada surga ada neraka. Dua sisi yang berlainan sekaligus merupakan pasangannya tersebut sengaja diciptakan Allah agar dipelajari manusia sehingga mampu memberikan hikmah dan manfaat.

Dengan memahami sifat dasar penciptaan yang saling berpasangan tersebut, tubuh manusia bekerja atas dasar keseimbangan. Seimbang antara sistem pertahanan tubuhnya, dengan bebagai ancaman (stressor) yang dialami di muka bumi ini. Saat tubuh mampu bertahan dengan sistem pertahanannya dari ancaman tersebut maka tubuh dikatakan dalam keadaan sehat.

Pasangan dari sehat adalah sakit, yaitu sebuah kondisi ketika ancaman tersebut mampu mengalahkan sistem pertahanan tubuh manusia. Jika ada beberapa istilah sehat yang diartikan dengan sehat jasmani dan rohani, pada hakikatnya adalah kondisi seimbang antara ancaman (stressor) yang diterima fisik dan rohaninya dengan daya tahan tubuh baik secara fisik dan rohani pula.

Oleh karena itu tugas manusia adalah memahami dua sisi tersebut, sehingga manusia mampu menciptakan atau pun menjaga sebuah keseimbangan yang telah menjadi fitrah dari sebuah penciptaan. Gangguan dari keseimbangan siklus tubuh yang normal baik kelebihan ataupun kekurangan akan mendatangkan penyakit.

Tubuh Tidak Didesain untuk Sakit

Hakikatnya manusia sebagai bagian dari alam telah dikaruniai dengan sistem pertahanan tubuh yang sangat hebat. Allah membekali manusia dengan sistem sekuriti yang cukup tangguh untuk menangkal segala bentuk ancaman bagi tubuh yang datang dari dalam tubuh sendiri dan ancaman dari luar yaitu lingkungan berupa mikroorganisme dan bahan-bahan kimia lainnya.

Sistem kekebalan manusia telah demikian sempurna oleh Penciptanya. Berbagai komponen berlapis telah bersiaga diposnya masing-masing untuk menjaga tubuh ini dari berbagai ancaman. Bahkan ketika kita masih bayi dan sistem itu belum bekerja sempurna, Allah juga memberikan mekanisme perlindungan tersendiri. Ketika kelak kita bisa memahami bahwa sistem tersebut demikian sempurna, seharusnyalah kita semakin meyakini bahwa sesungguhnya Allah adalah Dzat Yang Maha Sempurna.

Referensi:

Andari, Dr. Dyah & Cahyono, Dr. Anton Budi. Mudah & Hemat Hidup Sehat (Halaman 18-20). Pustaka Arafah: Solo

Destur Purnama Jati, S.Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *