Standar Gaji Perawat non-PNS di Sragen Senilai Rp2,5 juta

0

Senyumperawat.com – Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Sragen, Ramin, menjelaskan standar gaji perawat non-pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Sragen mencapai Rp2,5 juta/bulan.

Hal itu dikemukakan Ramin saat ditemui Solopos.com seusai Pelantikan Pengurus PPNI Sragen di Pendapa Rumah Dinas (Rumdin) Bupati Sragen, Sabtu (28/5/2016).

Ramin menjelaskan standar gaji perawat non-PNS di Sragen senilai Rp2,5 juta itu sudah sesuai hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) dari perawat. Survei itu digelar pengurus PPNI Provinsi Jawa Tengah. “Oleh PPNI Provinsi, Sragen juga dipandang sebagai salah satu kabupaten yang masuk kategori makmur. Oleh sebab itu, kabupaten ini dipandang bisa memberikan gaji perawat senilai Rp2,5 juta/bulan. Dalam praktiknya, gaji perawat non-PNS di Sragen rata-rata baru sesuai upah minimum kabupaten [senilai Rp1,3 juta/bulan].”

Ramin berharap standar gaji perawat non-PNS itu bisa dipenuhi oleh rumah sakit maupun klinik kesehatan yang mempekerjakan mereka. Dia juga berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sragen bisa memperhatikan kesejahteraan kalangan perawat.

“Perawat adalah ujung tombak dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Tanpa perawat, dokter tidak bisa bekerja dengan baik. Jadi, sudah semestinya kesejahteraan perawat diperhatikan oleh Pemkab Sragen,” terang Ramin.

Ramin menjelaskan jumlah perawat di Sragen mencapai sekitar 1.450 orang. Sekitar 800 perawat di antaranya sudah tergabung dalam PPNI Sragen. Sisanya, sekitar 650 perawat belum tergabung di PPNI. Dia menilai banyak keuntungan bagi perawat yang tergabung dalam PPNI. Dia mencontohkan, bergabung dalam PPNI akan mempermudah perawat mendapatkan surat tanda registrasi (STR).
”STR bagi perawat itu ibarat SIM bagi pengendara motor. Untuk mendapatkan izin kerja, seorang perawat harus memiliki STR. STR itu juga harus diperpanjang secara berkala,” jelas Ramin.

Dalam sambutannya ketika melantik pengurus PPNI, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati berpesan kepada kalangan perawat untuk bekerja dengan maksimal dalam memberi pelayanan kesehatan. ”Tugas perawat adalah melayani masyarakat yang membutuhkan pertolongan di bidang kesehatan. Ini hubungannya dengan kesehatan manusia sehingga harus dikerjakan dengan profesional dan penuh tanggung jawab,” kata Yuni. (Destur/Solopos)

Tinggalkan Komentar