Perawat Indonesia yang Dikirim ke Jepang 2016 Mencapai 265 Orang

1
Rumah Sakit Pusat Kanker Hokkaido, Jepang

Senyumperawat.com – Pemberangkatan perawat ke Jepang untuk periode tahun ini telah dilepas secara resmi oleh Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Sebanyak 265 tenaga kerja perawat akan bekerja di Jepang dengan membawa nama besar perawat Indonesia.

Sebanyak 33 perawat akan bekerja khusus sebagai perawat dan selebihnya yakni 323 sebagai careworker atau perawat khusus Lansia di panti Jompo atau rumah sakit. Mereka akan mulai bekerja tahun 2017. Selama 6 bulan ke depan, para perawat Indonesia yang bekerja di Jepang ini akan dilatih bahasa Jepang.

Kepala BNP2TKI Nusron Wahid mengatakan, keberangkatan para TKI tersebut sejalan dengan perjanjian kemitraan ekonomi (EPA) Jepang-Indonesia yang telah diberlakukan sejak Juli 2008. Total 1.513 perawat dan caregiver yang telah diberangkatkan ke Jepang sejak 2008 lalu.

Pelepasan para perawat Indonesia tersebut diselenggarakan di Auditoriumm Kedutaan Besar Jepang, Thamrin, Jakarta, Selasa (14/6). Hadir dalam kesempatan tersebut, Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Jepang untuk Republik Indonesia Kozo Honsei, perwakilan Kementerian Kesehatan, dan para calon perawat serta caregiver yang akan diberangkatkan.

Selama masa pelatihan, para perawat ini diberi uang sakut tiap harinya setara US$ 10. Begitu mereka resmi bekerja di Jepang, gaji mereka bisa mencapai 14-18 Juta Rupiah. Gaji perawat di Jepang memang cukup menggiurkan. Jika dibandingkan dengan gaji di Indonesia bisa sampai 6 atau 7 kali lipat. Bahkan jika memiliki sertifikat internasional seperti RN (Register Nurse), gaji per bulannya bisa mencapai 50 Juta Rupiah. (Destur/Detik)

1 KOMENTAR

Tinggalkan Komentar