Anggota MPR: Tugas Perawat Sangat Berat Sekali

0

Senyumperawat.com – Tugas perawat sebagai pelayanan masyarakat harus menerapkan konsep SOP. Salah satu Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Dimyati Natakusumah menyatakan pelayanan kesehatan harus senantiasa memperhatikan standar prosedur operasional (SOP). Tugas perawat yang cukup banyak menerapkan Askep (Asuhan Keperawatan) harus sesuai dengan standar operasional prosedur.

“Pelayanan kesehatan memang harus ditingkatkan karena merupakan salah satu urusan wajib pemerintah, dan dalam pelaksanaannya selalu berpegang pada aspek keperawatan,” kata Dimyati, yang juga Wakil Ketua Badan Legislasi MPR itu di Pandeglang, Selasa.

“SOP harus menjadi acuan karena mengatur berbagai hal yang berkaitan dengan masalah keperawatan, jadi jangan sampai melenceng dari itu,” ujarnya.

Ia juga menyatakan, SOP keperawatan, sebagaimana diatur dalam UU No. 38 Tahun 2014 tentang Keperawatan.

“Saya merupakan salah satu anggota DPR yang terlibat dalam penyusunan UU tersebut,” kata politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu.

Sesuai dengan UU itu, kata dia, praktik keperawatan harus didasarkan pada kode etik, standar pelayanan, standar profesi dan Standar Prosedur Operasional (SOP).

“Tugas perawat sangat berat sekali karena perawat harus berperan sebagai pemberi asuhan keperawatan, penyuluh dan konselor bagi klien, pengelola pelayanan keperawatan, dan peneliti keperawatan,” ujarnya.

Bupati Pandeglang Irna Narulita menyatakan akan terus memaksimalkan pelayanan kesehatan dan meningkatkan kualitas para perawat di daerah itu.

“Perawatan merupakan salah satu tenaga medis yang menentukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, jadi kemampuannya kita tingkatkan terus,” ujarnya.

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.