Mencegah Dehidrasi Saat Anak Diare

Anak Penyakit

Senyumperawat.com Ketika anak diare, orang tua pasti bingung dan sibuk mencari obat diare yang cocok. Tidak sedikit yang akhirnya langsung membawa ke pusat pelayanan kesehatan.  Padahal tidak semua kasus diare harus dibawah ke pusat pelayanan kesehatan. Mencegah Rotavirus sebagai penyebab penyakit gastroenteritis adalah salah satu alasan utama bayi mencret. Infeksi ini menyebabkan gangguan pada bagian dalam usus bayi sehingga nutrisi pada makanan tidak terserap secara sempurna dan keluarnya cairan secara berlebihan. Ada pula bakteri atau virus yang terdapat dalam benda kotor atau makanan yang masuk ke saluran cerna anak.

Olahan makanan yang kurang baik, bisa menyebabkan anak diare. Diare pada anak mungkin saja diakibatkan oleh ibu yang teledor dalam memasak. Masakan yang kurang bersih atau bahkan kurang matang. Bayi mencret juga dapat disebabkan oleh alergi, susu formula yang tidak diolah dengan tepat, keracunan makanan, flu, konsumsi antibiotik, serta kekurangan enzim.

Bayi mencret dapat kehilangan banyak air dan elektrolit dari tubuh. Hal inilah yang dapat menggiring pada keadaan dehidrasi. Tanda bayi mengalami dehidrasi daat dikenali dari adanya mata cekung, tampak lemah, tampak tampak haus dan minum dengan lahap, serta bayi menjadi gelisah atau rewel. Klasifikasi dehidrasi akibat diare atau mencret dibagi menjadi 3 yaitu ringan, sedang dan berat.

Pada dehidrasi berat, bayi dapat terlihat mengantuk karena kesadaran yang menurun, tangan dan kaki menjadi dingin, serta napas menjadi cepat. Bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat, dehidrasi dapat berujung pada kerusakan otak, bahkan kematian.

Mencegah terjadinya dehidrasi anak akibat diare

  • Berikan asupan cairan yang lebih dari biasanya
  • Jangan berikan air gula, jus atau minuman berkarbonasi.
  • Jika anak masih bayi, jangan berikan obat diare karena obat diare baru bisa diberikan pada usia 12 tahun ke atas
  • Hindarkan anak dari aktivitas berlebih untuk mengurangi penguapan keringat
  • Berikan makanan lunak jika masih bayi,
  • Berikan porsi sedikit tapi sering jika anak juga mengalami muntah.
  • Berikan ASI jika anak masih bayi, kandungan ASI dapat mencegah terjadinya diare.
  • Pastikan semua  alat makan anak bersih, termasuk makanan yang diberikan.

Jika penanganan saat anak mencret baik, maka akan berangsur berhenti. Namun jika terdapat tanda-tanda bahaya dehidrasi maka segera periksakan ke dokter. Periksakan juga ke dokter bila terjadi demam dan/atau muntah lebih dari 24 jam, ada darah pada tinja, serta perut kembung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.