Subhanallah, Dua Mahasiswa Suriah Tinggalkan Kuliah Untuk Bantu Kaki Palsu Untuk Korban Rezim Assad

Senyumperawat.com – Konflik Suriah menuntut sebuah perjuangan yang panjang. Pengorbanan yang begitu besar bagi rakyat Suriah untuk terjun bersama dalam pertempuran menumbangkan rezim Syiah yang berkuasa. Ada kisah dua mahasiswa yang akhirnya berhenti dari bangku pendidikan dan ikut terjun membantu kaum Muslimin dalam konflik Suriah. Mereka adalah Amjad Hajj dan Abdalrohim Abdalrahim Khlouf.

Amjad Hajj Khamis (24) tadinya adalah seorang mahasiswa sastra Prancis di University of Homs sementara temannya Abdalrahim Khlouf (25) sedang mengikuti pelatihan untuk menjadi guru. Namun sayang keduanya terpaksa berhenti karena konflik Suriah antara rezim Basyar Assad yang menganut Syiah dengan kaum Muslimin yang merupakan warga sipil.

Setelah berhenti mengenyam pendidikan formal keduanya lalu bekerja di rumah sakit darurat di mana mereka menerima pelatihan bagaimana membuat dan memasang kaki palsu. Khamis dan Khlouf juga mendapatkan pelatihan medis jarak jauh dari Pakistan, Inggris, dan Jerman.

Berbekal pengetahuan tersebut Khamis dan Khlouf pun berkeliling dalam sebuah truk yang dirombak menjadi klinik bergerak untuk membantu korban-korban konflik. Perang lima tahun yang terjadi di Suriah diperkirakan telah membunuh lebih dari 250 ribu orang dan melukai lebih banyak lagi.

“Rasanya tak bisa digambarkan saat Anda memasangkan kaki palsu ke pasien, terutama anak-anak. Mereka senang bergerak dan bermain jadi bisa membantu anak berjalan kembali rasanya membahagiakan,” kata Khamis seperti dikutip dari Reuters pada Senin (18/4/2016).

Selama empat tahun terakhir keduanya telah membuat sekitar 5.000 kaki palsu untuk sekitar 2.500 orang. Rata-rata penerima kaki palsu berusia sekitar 15 sampai 45 tahun.

Khamis mengatakan kebanyakan pasien kehilangan kakinya karena terkena ledakan dari bom atau ranjau. Seperti misalnya saja yang terjadi pada seorang gadis 9 tahun bernama Salma ketika dirinya ingin berkunjung ke rumah kakek.

“Aku terbangun di rumah sakit dan tak bisa menemukan kaki aku. Mungkin dia sudah mendahului aku ke surga,” kata Salma setelah tak sengaja menginjak ranjau.

“Awalnya aku depresi, tapi ketika ayah memberitahu bahwa aku akan mendapatkan kaki palsu dan bisa jalan lagi, aku senang,” pungkas Salma. (eSPer/Huffingtonpost/Detik)

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

2 Comments

  1. MasyaAllah, konflik dan korban jiwa di Suriah ini telah membuka mata masyarakat dunia dan mengecam perbuatan semena-mena yang menimpa jiwa-jiwa yang tak bersalah. Semoga kita menjadi orang-orang yang punya kepedulian dan berusaha untuk berperan untukmembantu mereka

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker