PERSI: Rumah Sakit Hanya Sebagai Tempat Rujukan

Senyumperawat.com – Rumah sakit menjadi solusi kesehatan masa kini. Banyak di antara masyarakat lebih memilih untuk langsung ke IGD (Instalasi Gawat Darurat) karena pelayanannya cepat dan langsung ditangani. Berbeda dengan ketika mereka harus berobat ke Puskesmas yang harus mengantri dan terkadang tutup lebih cepat. Namun dampaknya, rumah sakit menjadi padat.

Meyikapi hal ini, perlu dilakukan inisiasi agar pengunjung rumah sakit tidak melonjak dan tertumpuk. Pelayanan primer (berbasis Puskesmas) pun kini ditingkatkan. Kualitas Puskesmas sebagai pelayanan pertama bagi masyarakat masih jauh dari harapan. Ada Puskesmas yang tutup sebelum waktunya, petugas yang datang terlampau siang hingga pelayanan yang antri berkepanjangan karena manajemen.

Tonang Dwi Ardyanto selaku Perwakilan Pengurus PERSI menyatakan bahwa pasien selalu diminta untuk berobat ke Puskesmas. Jika Puskesmas sudah tidak sanggup lagi menangani maka baru dirujuk ke rumah sakit. Adanya layanan JKN dan BPJS mengharuskan pasien untuk meminta rujukan terlebih dahulu ke Puskesmas sebelum dilayani di rumah sakit. Ini dilakukan agar mengurangi jumlah kunjungan pasien ke rumah sakit yang semakin membludak setiap hari.

“Selama JKN, piramida diharapkan berubah. Yang tadinya pasien suka berobat ke rumah sakit, sekarang harus tersaring ke fasilitas primer lebih dulu,” katanya kepada Okezone saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini.

“Jadi, piramida diharapkan berubah. Kalau sakitnya masih bisa diobati di klinik, dokter umum, dan puskesmas akan lebih bagus. Karena, rumah sakit hanya sebagai tempat rujukan,” pungkasnya.

Demikianlah sistem baru alur pelayanan kesehatan prima di Indonesia. Jika sakit, berobat dulu ke Puskesmas. Namun tidak semua Puskesmas siap siaga 24 jam. Bahkan masih ada saja Puskesmas yang baru buka jam 9 pagi dan tutup jam 12 siang. Ditambah lagi,tenaga kesehatan yang kurang senyum.

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker