Yuk Pelajari Penatalaksanaan Komplikasi Kateter IV Perifer

0

Pemasangan kateter IV adalah sebuah tindakan yang cukup sering dilihat di rumah sakit. Indikasi pemasangan kateter IV perifer seperti pengambilan sampel darah, terapi hidrasi cairan sampai pemberian obat-obatan parenteral. Hal ini sangat memudahkan karena sekali pasang dapat bermanfaat untuk berbagai tindakan medis. Namun hal ini pun tidak lepas dari komplikasi kateter IV yang mungkin saja dapat berakibat fatal.

Faktor predisposisi terjadinya komplikasi kateter IV perifer

  1. Lama pemasangan kateter IV perifer
  2. Berbagai cairan yang diinjeksikan juga mempengaruhi terjadinya komplikasi seperti cairan infus, antibiotic, kalium, nutrisi parenteral, kemoterapi dan juga darah.

Komplikasi kateter IV perifer

  1. Infeksi
  2. Infiltrasi lokalisata
  3. Selulitis
  4. Tromboflebitis superfisial
  5. Abses
  6. Supurasi pembuluh darah di luar tempat insersi
  7. Bacteremia
  8. Endocarditis bacterial.

Pencegahan komplikasi kateter IV perifer

Rekomendasi Center of Disease Control and Prevention, perhatikan hal berikut:

  1. Teknik pemasangan kateter aseptic
  2. Pemakaian salep povidon iodin di tempat insersi
  3. Penggantian balutan setiap 24-48 jam
  4. Pencabutan kateter (up infus) dalam 72 jam setelah insersi.

Pengobatan jika terjadi komplikasi kateter IV

Jika terjadi infeksi, segera cabut dan pus (nanah) yang terdapat pada infus set dikultur. Berikan terapi antibiotic empiris. Jika terjadi infeksi yang lebih serius, lakukan ekokardiografi. Konsultasikan dengan spesialis penyakit infeksi dan stripping vena operatif.

Source: Greenberg. (2012). Teks Atlas Kedokteran Kedaruratan Hal. 982.Jakarta: EMS

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.