Sudahkah Bunda Tahu Bahaya Sosis Bagi Anak?

0

Senyumperawat.com – Bisa dibilang sekarang jamannya makanan kemasan. Hampir semua makanan siap makan bisa didapatkan di supermarket, minimarket atau warung-warung di kampung. Salah satunya yang populer adalah sosis. Ternyata sosis tetaplah sosis. Sama saja dengan makanan lain yang mengandung zat-zat yang apabila dikonsumsi sering dan kontinyu akan berakibat buruk. Bahaya sosis pun persis seperti makanan serupa.

Di dalam sosis ada pewarna, pengawet dan lain sebagainya. Inilah bahaya sosis jika dikonsumsi secara rutin. Kandungan di dalam sosis yang berbahaya bagi kesehatan dan dapat menyebabkan kanker adalah sodium Nitrat.

Sodium Nitrat merupakan garam yang berfungsi sebagai pengawet pada olahan daging. Salah satu olahan daging yang kini ada produk siap makan adalah sosis. Sodium Nitrat juga memberikan efek kemerahan pada sosis sehingga tampak menarik. Pantas saja anak-anak sangat suka. Rasanya pun sekarang beragam, ada ayam dan sapi. Mungkin ke depannya ada rasa kambing.

Menurut rilis yang dimuat dalam Mayo Clinic, Sodium Nitrat berpotensi merusak pembuluh darah dan menyebabkan diabetes.
Zat-zat kimia dalam makanan siap saji tidak baik jika dikonsumsi anak-anak. Bagi dewasa pun jika dikonsumsi terlalu sering akan berakibat fatal. Fungsi bahan kimia tambahan dalam makanan tersebut biasanya untuk memperlambat kerusakan bahan makanan.

Bahan pengawet daging sudah pasti ditambahkan dalam produk sosis. Jika tidak maka tentunya akan cepat busuk. Bahan pengawet ini mencegah perkembangbiakan bakteri dan jamur dalam makanan. Namun, penggunaan nitrat untuk mempertahankan warna daging dan ikan dapat menimbulkan efek yang sangat berbahaya bagi kesehatan, seperti kanker. Ini salah satu bahaya sosis bagi tubuh.

Kembali kepada alam adalah solusi yang aman. Sosis paling banyak disukai anak-anak. Oleh karenanya, sebisa mungkin ibu selalu kreatif. Menemukan menu-menu baru di rumah yang dibuat dengan olahan alami. Banyak resep makanan yang bisa dibuat menjadi kue enak dan menarik. Meskipun hanya dari bahan-bahan sederhana pun dapat dihasilkan karya masakan yang bergizi tinggi dan anak pun suka. Pastikan anak mendapatkan nutrisi yang halal dan thoyyib.

Tinggalkan Komentar