Standar Praktik Profesional, Diagnosis Keperawatan

Senyumperawat.com – Setelah membahas poin 1 dari standar praktik profesi keperawatan, kali ini kami sajikan standar kedua. Standar praktik perawat profesional perawat ini diterbitkan oleh PP PPNI dalam laman website resminya. Standar praktik perawata profesional kedua membahas tentang diagnosis keperawatan. Perlu diluruskan sebelumnya terkait bahasa, penyebutan yang benar bukanlah diagnosa melainkan diagnosis.

Standar II: Diagnosis Keperawatan

Perawat menganalisis data pengkajian untuk merumuskan diagnosis keperawatan.

Rasional

Diagnosis keperawatan sebagai dasar pengembangan rencana intervensi keperawatan dalam rangka mencapai peningkatan, pencegahan dan penyembuhan penyakit serta pemulihan kesehatan klien.

Kriteria Struktur

Tatanan praktek memberi kesempatan ;

  • Kepada teman sejawat, klien untuk melakukan validasi diagnosis keperawatan
  • Adanya mekanisme pertukaran informasi tentang hasil penelitian dalam menetapkan diagnosis keperawatan yang tepat.
  • Untuk akses sumber-sumber dan program pengembangan profesional yang terkait.
  • Adanya pencatatan yang sistematis tentang diagnosis klien.

Kriteria Proses

  • Proses dianogsis terdiri dari analisis, & interpretasi data, identifikasi masalah klien dan perumusan diagnosis keperawatan.
  • Komponen diagnosis keperawatan terdiri dari masalah (P), penyebab (E), gejala/tanda (S) atau terdiri dari masalah dengan penyebab(PE).
  • Bekerjasama dengan klien, dekat dengan klien, petugas kesehatan lain untuk memvalidasi diagnosis keperawatan.
  • Melakukan kaji ulang dan revisi diagnosis berdasarkan data terbaru.

Kriteria Hasil

  • Diagnosis keperawatan divalidasi oleh klien bila memungkinkan
  • Diagnosis keperawatan yang dibuat diterima oleh teman sejawat sebagai diagnosis yang relevan dan signifikan.
  • Diagnosis didokumentasikan untuk memudahkan perencanaan, implementasi, evaluasi dan penelitian.
Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker