Standar Praktik Perawat Profesional, Perencanaan Askep

Ilustrasi: mahasiswa Stikes Indramayu sedang mendapatkan materi BTCLS. (Pict: https://stikesindramayu.ac.id)

Senyumperawat.com – Dalam pembahasan ketiga Standar Praktik Perawat Profesional berisikan tentang perencanaan. Perencanaan Askep (Asuhan Keperawatan) harus dilakukan dengan sinergi yang baik antar profesi medis sehingga lebih maksimal untuk mencapai tujuan. Kesehatan klien akan sangat ditentukan oleh pola Askep yang diberikan. Perencanaan asuhan keperawatan disusun dengan skema yang runtut dan tidak saling acak.

Berikut ini penjelasan PP PPNI dalam website resminya:

Standar III: Perencanaan

Perawat membuat rencana tindakan keperawatan untuk mengatasi masalah kesehatan dan meningkatkan kesehatan klien.

Rasional

Perencanaan dikembangkan berdasarkan diagnosis keperawatan.

Kriteria Struktur

Tatanan praktek menyediakan :

  1. Sarana yang dibutuhkan untuk mengembangkan perencanaan.
  2. Adanya mekanisme pencatatan, sehingga dapat dikomunikasikan.

Kriteria Proses

  1. Perencanaan terdiri dari penetapan prioritas masalah, tujuan dan rencana tindakan keperawatan.
  2. Bekerja sama dengan klien dalam menyusun rencanatindakan keperawatan.
  3. perencanaan bersifat individual (sebagai individu, kelompok dan masyarakat) sesuai dengan kondisi atau kebutuhan klien.
  4. Mendokumentasikan rencana keperawatan.

Kriteria Hasil

  1. Tersusunnya suatu rencana asuhan keperawatan klien
  2. Perencanaan mencerminkan penyelesaian terhadap diagnosis keperawatan.
  3. Perencanaan tertulis dalam format yang singkat dan mudah didapat.
  4. Perencanaan menunjukkan bukti adanya revisi pencapaian tujuan.
Share

This website uses cookies.