Regulasi Baru, Lama Kontrak Kerja di Jepang Bagi Perawat Menjadi 5 Tahun

Rumah sakit Universitas Kanagawa di Kota Yokohama, Jepang

Senyumperawat.com – Bekerja sebagai perawat Indonesia di Jepang, menjadi tantangan tersendiri. Membuka cakrawala untuk meningkatkan kemampuan untuk go internasional amatlah baik. Beruntungnya, kini kontrak perawat kerja di Jepang bertambah 2 tahun. Sebelumnya, kontrak kerja di Jepang bagi perawat hanya untuk 3 tahun, mulai Maret 2015, kebijakan itu berubah menjadi 5 tahun.

“Peraturan Jepang sejak 6 Maret lalu sudah berubah, memungkinkan nantinya bagi perawat dan penopang lansia yang baru masuk ke Jepang dapat bekerja di Jepang selama lima tahun, tidak lagi tiga tahun,” dilansir Tribunnews.

Muat Lebih

Kebutuhan perawat di Jepang masih sangat banyak. Jumlah lansia yang membludak membutuhkan tenaga untuk memberikan pelayanan yang baik. Mengingat Jepang termasuk negara dengan jumlah kasus bunuh diri yang cukup banyak.

Mengingat profesi perawat sangatlah langka di Jepang, rencana ke depan akan terjalin kerja sama antara Jepang dengan Vietnam dan China. Kerja sama ini adalah berupa pengiriman tenaga perawat ke Jepang.

Sebelumnya, nota kerja sama antara BNP2TKI terjalin dengan sebuah lembaga Jepang yang mengurusi masalah ini. Lembaga tersebut adalah ICWELS (Badan Pelayanan Kesejahteraan Internasional Jepang). Pasalnya, ke depan lembaga yang memfasilitasi tenaga kesehatan yang ingin bekerja ke Jepang akan melibatkan pula sebuah lembaga bernama Amakudari.

Namun pastinya, tenaga perawat masih sangat dibutuhkan di Jepang. Indonesia yang hingga kini masih dipercaya untuk mengirimkan perawat-perawat terbaik pun akan terus meningkatkan kualitas.

Pos terkait