Penyakit Myasthenia Gravis Adalah Penyakit Kelemahan Otot

0

Senyumperawat.com – Penyakit Miastenia Gravis (Myasthenia Gravis) adalah suatu penyakit yang ditandai oleh kelemahan abnormal dan progresif dari otot skeletal karena dipergunakan terus-menerus. Banyak orang yang menganggapnya sebagai gejala kelemahan otot. Penyakit Myasthenia Gravis muncul karena adanya gangguan pada Synaptic Transmission yang terjadi pada Neuro Muscular Junction.

Gangguan ini timbul oleh karena adanya suatu reaksi autoimun. Penyakit ini biasanya akan tampak pada rentang usia 20-40 tahun. Gejala utama penyakit ini adalah tumbulnya kelemahan otot jika terus-terusan digunakan. Otot mata adalah yang paling sering diserang. Jika mata juga terserang, maka akan timbul Ptosis dan Strabismus. Ptosis sendiri adalah turunnya kelopak mata bagian atas. Hal ini akan membuat penderitanya kesulitan untuk membuka kelopak mata. Strabismus selama ini dikenal sebagai penyakit mata juling dimana otot mata kanan dan kiri tidak selaras.

Selain gejala di atas, penderita juga bisa mengalami kelemahan otot Masseter hingga mulut sukar ditutup. Timbul pula kelemahan pada otot faring, lidah, palatum mole dan laring. Kondisi ini akan menyulitkan untuk menelan dan berbicara.

Untuk memastikan diagnosis Myasthenia Gravis, dapat ditempuh beberapa pemeriksaan diantaranya:

Uji Tension Edrophonium Chloride

Dalam hal ini pasien disuntik dengan 2 mg Tensilon. Jika tidak ada reaksi maka suntikkan kembali dengan meningkatkan dosisnya menjadi 8 mg. setelah itu, perhatikan otot tubuh pasien apakah terjadi kelemahan. Jika kelemahan itu karena Miastenia Gravis maka Ptosis akan segera lenyap.

Uji Prostigmin

Pasien disuntik diberikan injeksi 3 cc Prostigmin Merhysulfat secara IM. Jika kelemahan otot tersebut adalah Myasthenia Gravis maka gejala Ptosis, Strabismus dan lainnya akan lenyap.

Uji Klinin

Pasien diberikan 3 tablet Klinin lalu 3 jam kemudian diberikan 3 tablet lagi. Jika kelemahan otot disebabkan oleh Miastenia Gravis maka kelemahan otot akan semakin parah.

Tinggalkan Komentar