Obesitas Pada Anak Bisa Bikin Gedenya Nanti Diabetes dan Jantung Koroner

0

Senyumperawat.com – Obesitas pada anak terkadang dianggap sebagai anak yang sehat. Bahkan terkadang ada ibu-ibu yang berlomba untuk membuat anaknya gemuk. Namun ternyata obesitas pada anak dapat mempengaruhi perkembangannya kedepan. Anak dengan obesitas cenderung akan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan lain.

Sebuah pernyataan dari seorang ahli gizi bahwa anak dengan obesitas dapat berakibat penyakit tertentu seperti diabetes dan jantung koroner. Anak yang gendut (obesitas) juga berpotensi ketika dewasanya tetap gendut. Hal ini akan menghambat tumbuh kembangnya.

“Perlu diketahui juga, bahwa anak kurang dari 2 tahun dan mengalami kelebihan berat badan maka saat dewasa berpotensi obesitas, diabetes, dan jantung koroner,” tutup Damayanti Rusli Syarif Ahli gizi dari Divisi Nutrisi dan Penyakit Metabolik FKUI/RSCM.

Tentunya bagi yang kekurangan gizi jauh lebih beresiko. Anak dengan gizi kurang akan mengalami banyak masalah tumbuh kembang. Seperti misal anak tersebut meskipun sudah kelas 6 SD tapi ukuran tubuhnya kecil. Atau misalkan dalam masalah perkembangan, ia masih sulit menghafal perkalian dan pembagian.

Program pemerintah untuk mendeteksi dini adanya gangguan pada anak ada beberapa sudah dilaksanakan. Seperti misalkan ada KMS (Kartu Menuju Sehat). Kemudian ada pula untuk mendeteksi tingkat perkembangan anak dengan Denver II dan juga ada KPSP. Posyandu balita pun selalu digalakkan untuk meningatkan kesehatan bayi.

Hal itu dilakukan setiap bulan pada tahun pertama, setiap tiga bulan pada tahun kedua da ketiga, setiap enam bulan pada tahun keempat dan kelima.

“Maka pentingnya 1000 hari pertama bagi bayi. Bayi yang mengalami gizi buruk maka perkembangan otaknya terganggu. IQ nya turun. Bila ini terjadi sulit kembali normal, tapi bisa dinaikan,” beber Damayanti Rusli Syarif dalam diskusi Teknologi Pangan Dalam Pembuatan MP ASI Fortifikasi di Kampus Universitas Indonesia (UI), Depok, Jumat (02/10/2015) dikutip dari Sindonews.

Tinggalkan Komentar