Keistiqomahan Dokter Bercadar Asal Afrika

Senyumperawat.com – Tenaga medis adalah profesi yang selalu berhubungan dengan publik. Untuk itu, sikap profesional senantiasa ditunjukkan. Baik tatkala menghadapi pasien yang sedang tidak sadar, pasien sadar penuh hingga pasien atau keluarga pasien yang mengamuk. Termasuk pula masalah pakaian. Sebelumnya sudah pernah ditulis pula dalam Senyumperawat.com bahwasanya seragam perawat di Somalia ternyata lebih memenuhi syariat Islam. Tersebar pula foto di negeri Afrika, seorang dokter bercadar.

Foto ini diunggah dalam Flickr oleh sebuah akun bernama Way Farel. Disebutkan bahwasanya tampak seorang muslimah dokter bercadar sedang menangani pasien anak-anak. Di Afrika, kasus gizi buruk memang bukan hal baru. Salah satu pasien yang tampak difoto dikabarkan telah meninggal oleh akun tersebut.

Terlepas dari kasus yang terjadi di Afrika, seragam seorang dokter bercadar sering diaggap tidak lazim. Bahkan di Indonesia pun yang merupakan negeri mayoritas muslim pun peraturan terkait seragam terkesan diskriminasi.

Misalkan ada salah satu dokter muslimah di Yogyakarta yang ingin mengenakan cadar dengan statusnya bekerja di sebuah Rumah Sakit. Menurut peraturan dari pihak manajemen rumah sakit, dokter tersebut tidak diperkenankan mengenakan cadar.

Bukan hanya soal cadar, bahkan beberapa waktu lalu sempat ramai diperbincangkan kasus dosen merobek rok mahasiswinya. Padahal dalam Islam, rok adalah pakaian muslimah yang baku. Celana bagi wanita adalah bukan pakaian syar’i. Setiap perbuatan baik akan selalu mendapatkan ujian.

Share

This website uses cookies.