Jenis Infeksi Nosokomial di Rumah Sakit

Infeksi nosocomial (infeksi nosokomial) adalah infeksi yang terjadi pada masa perawatan pasien di rumah sakit. Suatu infeksi diagnosis nosokomial dapat ditegakkan jika infeksi terjadi setelah pasien menjalani rawat inap lebih dari 3 hari. Infeksi nosocomial pada pasien bedah meningkatkan morbiditas dan mortilitas, memperpanjang rawat inap, menyebabkan hilangnya waktu kerja dan meningkatkan biaya perawatan.

Jenis infeksi nosokomial yang sering dijumpai pada pasien bedah adalah

  1. Infeksi saluran kemih,
  2. Infeksi area bedah,
  3. Infeksi saluran nafas bawah,
  4. Bakteriemia dan sepsis yang berkaitan dengan penggunaan alat intravascular.

Upaya identifikasi dan pengamatan pasien-pasien berisiko tinggi harus dilakukan sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan, diagnosis dan penanggulangannya.

Kamar operasi:

  • Penggunaan arus udara laminar
  • Filtrasi udara dipertahankan
  • Tekanan udara positif
  • Pembatasan jumlah tenaga medis di kamar operasi

Tindakan bedah asepsis:

  • Pencucian tangan dengan antiseptik
  • Penggunaan sarung tangan steril
  • Penggunaan penghalang, tutup kepala, mulut dan baju steril
  • Penggunaan alat bedah steril
  • Kain tenun steril

Tindakan pada pasien

  • Mempersingkat waktu rawat preoperasi
  • Pengobatan rambut di daerah operasi
  • Preparasi kulit dengan antiseptik
  • Persiapan kolon pada operasi kolorektal
  • Meningkatkan daya tahan pasien, penanggulangan malnutrisi, obesitas, berhenti merokok, pengobatan penyakit penyerta

Teknik bedah yang baik

  • Trauma yang minimal
  • Hemostatis yang baik
  • Pengeluaran benda asing jaringan nekrotik dari luka traumatis
  • Penggunaan penyalit sesuai dengan indikasi
  • Penggunaan antibiotik profilaksis sesuai indikasi.

Regulasi rumah sakit hendaknya diperketat sebagai upaya pencegahan. Kembali lagi kepada SOP yang harus dilaksanakan sesuai dengan standar yang berlaku.

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker