Gue Lebih Demen Elo yang Dulu, Iya,,Dulu,,,

Gue lebih demen elo yang dulu
Due lebih demen elo yang dulu

Senyumperawat.com – Ada sebuah mimpi yang ingin kita capai dan itu bukanlah mimpi yang sama dengan mimpi kita yang lain. Tapi bisa jadi mimpi itu sama dengan mimpi orang lain. Mimpi dari tiap orang yang berbeda itu akan menjadi satu dalam sebuah ikatan. Bisa disebut dalam bahasa gaulnya itu “ukhuwah” atau artinya persaudaraan.

Inget dong pastinya kisah para sahabat Nabi yang begitu setia pada Rosulullah shollallahu ‘alayhi wa sallam. Mereka rela memberikan apa pun demi satu mimpi bersama yaitu tegaknya Islam di bumi ini.

Kisah ini sama dengan temen-temen kita di kampus yang bersama-sama merjuangin Islam. Meskipun sibuk kuliah, gak lupa tuh sama yang namanya pengajian. Mereka juga rajin bikin tulisan di blog-blog pribadi mereka yang ngebahas soal Islam. Bikin status Fb juga gak Cuma ngeluh doang, nge-twit juga yang keren-keren gak Cuma update foto lagi kemek (makan, bahasa gaul).

Gue lebih demen elo yang dulu

Inget gak dulu waktu kamu juga jadi aktivis kampus?
Kadang bolos kuliah demi ngurusin acara dakwah di kampus.
Kadang rela gak tidur malam cuma untuk ngejar proposal kegiatan yang sudah deadline.
Kadang dan kadang bahkan hingga jadi sering.
Dulu Elo tampak ceria waktu gabung sama kita-kita.
Tapi, Elo kok gak lagi keliatan ke mana aja selama ini?

Sibuk ngurusin kerjaan yang sering lembur atau emang udah bosen disebut aktivis. Apa gara-gara sering disebut teroris terus Elo jadi minder. Apa terusan gara-gara nikah alasannya sibuk ngurusin keluarga.

Loh, Rosulullah itu punya istri 4 plus anak-anak pula. Kadang pun mereka sehari gak makan karena semua hartanya dipake buat dakwah kok. Tapi mereka gak pernah ketakutan tuh buat ngelakuin semua itu. Masa kita yang ngakunya pengikut Nabi Muhammad cuma gara-gara gituan aja langsung loyo.

Udah deh, jangan lama-lama ngilangnya. Kiamat dah deket tuh jangan sampai ketinggalan peran utama. Cepetan daftar trus ikut audisi sama Sutradara. Kalo kuota udah abis trus Elo cuma bisa ngumpet di kolong tempat tidur, rugi banget ntar. Langsung deh klik “Quran” => Search “61: 14”.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُونُوا أَنْصَارَ اللَّهِ كَمَا قَالَ عِيسَى ابْنُ مَرْيَمَ لِلْحَوَارِيِّينَ مَنْ أَنْصَارِي إِلَى اللَّهِ ۖ قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنْصَارُ اللَّهِ ۖ فَآمَنَتْ طَائِفَةٌ مِنْ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَكَفَرَتْ طَائِفَةٌ ۖ فَأَيَّدْنَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَىٰ عَدُوِّهِمْ فَأَصْبَحُوا ظَاهِرِينَ

Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu penolong (agama) Allah sebagaimana Isa ibnu Maryam telah berkata kepada pengikut-pengikutnya yang setia: “Siapakah yang akan menjadi penolong-penolongku (untuk menegakkan agama) Allah?” Pengikut-pengikut yang setia itu berkata: “Kamilah penolong-penolong agama Allah”, lalu segolongan dari Bani Israil beriman dan segolongan lain kafir; maka Kami berikan kekuatan kepada orang-orang yang beriman terhadap musuh-musuh mereka, lalu mereka menjadi orang-orang yang menang.

Pos terkait