Benarkah ASI bagi Pria Dewasa Sama Manfaatnya Untuk Bayi?

0

Senyumperawat.com – Minum ASI (Air Susu Ibu) bagi orang dewasa kini menjadi tren baru di negeri barat. ASI bagi pria dipercaya oleh mereka akan dapat memberikan manfaat nutrisi yang murni. Mereka beranggapan bahwa air susu manusia memang untuk manusia dan air susu sapi hanya untuk sapi. Namun hal ini dibantah oleh para pakar. Memang benar, ASI untuk manusia dan susu sapi untuk sapi tapi maksudnya ASI tersebut hanya untuk bayi bukan pria dewasa.

Masalah lain yang membuatnya menjadi kontroversial adalah para pria ini membeli ASI dari pada pendonor ASI. ASI bagi pria kian marak dan bahkan ASI bisa dibeli lewat online.

ASI sangat kaya dengan nutrisi dan antibodi. Menurut penjelasan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika, ASI mengandung sejumlah lemak, gula, air, dan protein yang membantu pertumbuhan bayi sehingga lebih mudah dicerna. Berdasarkan fakta tersebut, American Academy of Pediatrics merekomendasikan pemberian ASI selama enam bulan pertama dalam kehidupan bayi.

“Tapi, belum ada bukti bahwa ASI bisa melindungi orang dewasa,” kata Ahli Gizi di New York, Elisa Zied seperti dilansir Today.

“ASI diciptakan untuk makanan bayi, bukan pria dewasa,” kata Zied dalam tulisan Younger Next Week.

Zied menjelaskan, klaim pria dewasa yang menyebutkan meminum ASI demi manfaat kesehatan tak berdasar ilmu pengetahuan.

Sementara itu Dokter Anak di Boston Children’s Hospital, Dr Claire McCarthy, menjelaskan bahwa ASI mengandung immunoglobulin yang membantu melawan infeksi. Tetapi imunoglobulin dimiliki sebagian besar orang dewasa, bukan pada bayi.

Menurutnya, susu manusia dimaksudkan untuk manusia sedangkan sapi untuk sapi. Sehingga dengan alasan itu, ASI akan lebih sehat jika diminum manusia dibanding susu sapi. Tapi, McCarthy menambahkan yang dimaksud adalah untuk bayi, bukan orang dewasa.

Zied dan McCarth juga mengkhawatirkan risiko penyakit ketika minum ASI dari sumber yang tak diketahui. “Susu adalah cairan tubuh dan bisa memberikan infeksi di dalam tubuh seperti HIV, hepatitis, dan lain-lain,” kata McCarthy.

FDA memperingatkan, ASI yang diperoleh secara langsung dari individu atau melalui internet tidak mungkin berasal dari donor yang sudah disaring dari penyakit atau risiko kontaminasi. Dengan peringatan tersebut, Zied mengimbau orang dewasa untuk tetap dengan pedoman gizi yang terbukti. (Destur/Liputan 6)

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.