Rail Clinic, Nama Rumah Sakit Kereta Pertama Indonesia

Rumah Sakit Apung telah lama hadir di bumi Indonesia. Kini Indonesia telah memiliki Rumah Sakit Kereta pertama hasil karya PT Kereta Api Indonesia (KAI). Desain Rumah Sakit Kereta ini dibuat sendiri oleh PT. KAI. Rumah Sakit yang dibuat di Balai Yasa Yogyakarta ini diberi nama Rail Clinic.

Kereta Rail Clinic ini melayani masyarakat tanpa biaya atau gratis. Upaya ini diharapkan dapat berkontribusi terhadap pemerataan fasilitas kesehatan di masyarakat.

Rumah Sakit Kereta Indonesia ini telah dikerjakan sejak 10 Oktober 2015. Menurut Executive Vice President Daop 6, Hendi Helmy, kereta kesehatan difungsikan untuk melayani kesehatan di masyarakat dengan alat rescue (penyelamatan).

“Untuk memberikan layanan kesehatan pada masyarakat, untuk menumbuhkan rasa kepedulian terhadap kereta api. Kereta kesehatan ini tidak dirangkaikan dengan kereta penumpang, dan khusus untuk melayani kesehatan kepada masyarakat secara gratis,”kata Hendi Helmy di Kantor DAOP 6 Yogyakarta, Senin (9/11/2015).

Rail Clinic dibuat dengan kereta dengan jenis KRD. Fasilitas kesehatan dalam Rail Clinic meliputi ruang pemeriksaan gigi, ruang pemeriksaan dokter, laboratorium dan ruang farmasi.

Rumah Sakit Kereta pertama di Indonesia ini akan ditempatkan di daerah-daerah yang rawan gangguan transportasi sehingga akses kesehatan sulit. Tugas Rail Clinic termasuk diantaranya adalah membantu proses evakuasi saat terjadi bencana.

Beragam inovasi akan terus dikembangkan untuk memperlancar berbagai akses transportasi. PT. KAI tentu penuh harapan agar Rail Clinic ini akan sangat bermanfaat kedepannya.

Akses kesehatan yang cepat sangat dibutuhkan. Meskipun Ambulan sudah cukup memadai untuk melaksanakan tugasnya, namun terkadang ketika terjadi kondisi macet, pengiriman pasien akan menjadi terganggu.

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker