Penting! Prinsip Pemberian Obat Bagi Ibu Hamil

Ibu hamil sangat harus memperhatikan dengan baik seluruh aspek yang dapat mengganggu perkembangan janin sebelum berobat. Sebelum dokter memutuskan untuk memberikan obat bagi ibu hamil, ada prinsip pemberian obat ibu hamil yang harus dikaji terlebih dahulu. Seorang dokter tidak akan memberikan obat tanpa pertimbangan. Kondisi ibu hamil sangat rawan terpengaruh oleh beragam aspek. Terutama janin yang belum memiliki ketahanan tubuh yang mumpuni. Proses perkembangan janin dapat terganggu hinga berujung kecacatan jika pemberian obat bagi ibu hamil dilakukan secara asal-asalan.

Berikut ini prinsip pemberian obat bagi ibu hamil:

  1. Hindari penggunaan obat terutama saat trimester 1. Coba dulu terapi selain dengan obat.
  2. Obat menjadi alternatif jika memang hanya bisa dengan tindakan tersebut.
  3. Hindari obat yang belum jelas efek samping yang ditimbulkan atau obat-obat baru yang belum teruji.
  4. Hendaknya menggunakan obat yang sudah jelas tingkat keamanannya, perhatikan resep dokter.
  5. Lebih baik terapkan monoterapi, penggunaan satu jenis obat.
  6. Obat harus disesuaikan dengan dosis. Dosis harus dipertimbangkan sesuai dengan kondisi fisiologis ibu. Lebih aman gunakan dosis terendah namun tetap disesuaikan dengan kondisi, jadi sewaktu-waktu dosis bisa berubah.
  7. Gunakan obat dengan durasi sesingkat mungkin. Jangan terlalu lama memberikan terapi obat kepada ibu hamil.
  8. Hindari obat yang bersifat teratogen pada wanita usia produktif. Sifat teratogen adalah mengganggu kehamilan dan kelainan janin.
  9. Jika obat disinyalir kuat dapat menyebabkan kecacatan, maka lakukanlah USG.

Destur Purnama Jati, S.Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker