Pasangan Cinta Lokasi Sering Terjadi di Tempat Kerja Ini

0

Pernikahan dengan pasangan yang memiliki profesi yang sama bukanlah hal yang aneh. Cinta lokasi seperti ini sering terjadi diberbagai tempat. Pasangan cinta lokasi yang terjalin ada yang sebatas hubungan haram semisal pacaran atau perselingkuhan dan tentunya tidak sedikit yang menjalin hubungan keluarga yang sah dan harmonis.

Sebuah survei dilakukan oleh Priceonomics. Sebuah perusahaan analisis data di San Francisco, mencoba menganalisis data dari Biro Sensus Amerika Serikat (AS) untuk melihat profesi mana yang lebih memungkinkan memiliki pasangan dari profesi yang sama.

Dilansir Payscale Rabu (18/11/2015), beberapa profesi yang memiliki persentase pasangan cinta lokasi lebih besar diantaranya pengacara, petani dan pendidikan. Perawat pun termasuk dalam survei ini dengan 16% kejadian pasangan cinta lokasi.

The Washington Post merilis dalam sebuah tulisannya bahwa hal bisa tersebut terjadi karena faktor geografis serta perbadingan jumlah pekerja pria, dan wanita pada sebuah profesi.

“Demikian juga, para profesional yang bekerja di industri yang lebih mengutamakan gender misalnya konstruksi untuk pria, dan praktisi kecantikan bagi wanita, mungkin merasa sulit untuk menemukan lawan jenis dalam profesi mereka.” menurut laporan The Washington Post.

Banyak faktor yang mempengaruhi kisah pasangan cinta lokasi. Di antara banyak faktor tersebut, latar belakang pendidikan yang sama merupakan faktor paling dominan. Sebagai contohnya perawat, jika berkunjung ke RS, banyak dijumpai perawat yang ternyata suami atau istrinya bekerja di satu RS. Dokter pun amat sering dijumpai menikah dengan sesama dokter pula.

Berikut ini persentase peluang terjadinya pernikahan antar sesama profesi:

  1. Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan, 25 %.
  2. Manajemen, 19 %.
  3. Marketing, 18 %.
  4. Pendidikan, 16 %.
  5. Praktisi kesehatan, 16 %.
  6. Industri produksi, 16 %.
  7. Hukum, 15 %.
  8. Kebersihan dan pemeliharaan, 15 %.
  9. Katering, 14 %.
  10. Ilmu komputer dan matematika, 13 %.
  11. Bagian administrasi, 12 %.
  12. Seni, hiburan, olahraga dan media, 11 %.
  13. Ilmu fisika dan sosial, 11 %.
  14. Transportasi, 9 %.
  15. Pekerja sosial, 9 %.
  16. Layanan perlindungan (polisi, pemadam kebakaran dan lain-lain), 8 %.
  17. Keuangan, 8 %.
  18. Praktisi kecantikan, 7 %.
  19. Arsitektur dan Mekanik, 7 %.
  20. Militer, 6 %.
Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.