Nyeri Haid, Atasi dengan Merubah Pola Hidup dan Obat Nyeri Haid

Nyeri haid adalah hal yang wajar terjadi. Terjadinya nyeri haid adalah karena efek kontraksi otot rahim. Rasanya mules, sakit dan terkadang ada yang sampai mual dan muntah. Untuk nyeri yang masih dapat ditahan, penanganannya cukup dengan teknik olah nafas seperti nafas dalam. Namun untuk nyeri haid yang luar biasa sakitnya, bisa diatasi dengan tindakan medikasi. Beberapa obat nyeri haid yang biasa digunakan adalah Ibuprofen dan Asam Mefenamat.

Obat nyeri haid tersebut tidak dianjurkan bagi yang memiliki masalah maag. Jika pun ingin meminumnya, upayakan jangan sampai lupa untuk makan terlebih dahulu. Namun saat terjadi nyeri haid, biasanya nafsu makan pun turun.

Sebagai upaya mengurangi gejala haid yang luar biasa menyakitkannya tersebut, dapat ditempuh beberapa triik. Masing-masing wanita mungkin punya trik tersendiri, selama itu baik maka boleh saja dilakukan selama tidak bertentangan dengan syari’at Islam.

Diet sehat

Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang adalah upaya tepat. Memenuhi asupan gizi dengan karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral secara cukup. Hindari makanan-makanan yang bersifat sampah seperti yang mengandung kolesterol tinggi, mengandung garam tinggi atau terlebih lagi makanan yang bersifat karsinogen.

Suplemen atau multivitamin

Konsumsi Suplemen. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa suplemen vitamin E, asam lemak omega-3, vitamin B-1 (thiamine), vitamin B-6 dan magnesium memiliki manfaat untuk mengurangi dan mencegah nyeri haid.

Olahraga secara teratur dan jalani pola hidup sehat

Olahraga secara teratur dapat mencegah kram pada otot perut. Kram terjadi karena otot perut berkali-kali menahan nyeri. Menghindari kebiasaan buruk juga merupakan upaya untuk mencegah nyeri haid. Meluangkan waktu untuk sekedar melepas penat juga dapat berguna. Stres yang berlebih akan memperparah nyeri haid. Merokok dan minum minuman beralkohol selain haram, merupakan salah satu pola hidup yang sama sekali tidak memiliki manfaat sedikit pun. Wajib dihindari dan baiknya diganti dengan kebiasaan yang jauh lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Hendaknya, pencegahan agar tidak mengalami nyeri haid berlebih secara teratur dilazimi. Ada pun penanganan dengan obat nyeri haid, bisa diambil sebagai langkah jika nyeri tersebut tidak dapat ditahan lagi. Jika pun memang melebihi batas kewajaran, segera hubungi tenaga medis terdekat.

Share

This website uses cookies.