Nyaris Tertindih Truk, Aisyah Selamat dari Kecelakaan karena Mukena

0
Ilustrasi kecelakaan truk.

Sebuah kejadian luar biasa terjadi pada seorang siswi kelas XI SMAN 6 Balikpapan. Aisyah, nama siswi tersebut, terselematkan dari sebuah kecelakaan. karena mukena. Selamat dari kecelakaan tentunya bukan suatu hal terduga tatkala kondisi sudah sangat genting. Posisi Aisyah yang sudah terhimpit tidaklah bisa selamat dari kecelakaan jika bukan pertolongan dari Allah.

Seperti diberitakan Kaltimpost (20/11/2015), awalnya Aisyah yang bertempat tinggal di Jalan MT Haryono Balikpapan Utara itu pulang sekolah sekira pukul 14.00 Wita. Ia naik motor dengan kecepatan normal. Ketika tiba di tanjakan maut, ia tepat di belakang truk tronton KT 8518 LK membawa kontainer yang dikemudikan N Sarifuddin, warga Jalan Soekarno-Hatta Km 5, RT 44, Batu Ampar.

Saat truk mundur, Aisyah sempat menghindar ke kanan jalan. Ia nyaris ditabrak oleh mobil yang melaju kencang di belakangnya, sehingga ia kembali ke kiri jalan. “Saya sempat berhenti, karena truk kontainer sempat berhenti,” kata Aisyah.

Dikatakannya, sewaktu truk mundur, truk itu berusaha naik lagi, tapi tak kuat dan langsung mundur serta terbalik. “Posisi saya ada di belakang kiri mobil Hilux yang tertimpa. Saat terguling kepala saya sudah dekat dengan kontainer,” ungkap gadis yang masih berseragam sekolah ini.

Ia bersama motornya terseret ke dalam kontainer yang berisikan ribuan bata ringan. Namun Tuhan menyelamatkan nyawanya. “Tubuh saya terlindungi tas ransel yang berisikan mukena. Mungkin kalau bukan karena tas, nyawa saya melayang,” katanya.

“Mukena itulah yang melindungi tubuh saya. Orang-orang langsung menolong dan mengeluarkan saya dari bawah kontainer. Kalau dipikir nalar, nggak mungkin saya selamat dari kecelakaan itu,” lanjut Aisyah yang ditemui media ini di UGD RSKD.

Ajaibnya hanya mengalami luka ringan di bagian kaki kanannya. “Untung aja anak saya selamat, kalau sekolah dia memang selalu bawa mukena untuk sholat di sekolah. Saya bersyukur anak saya selamat dari kecelakaan yang mengerikan itu,” ungkap sang ibu.

Kematian adalah sebuah kewajiban bagi setiap makhluk. Tapi soal waktu, hanya Allah yang kuasa mengetahuinya. Jika memang belum waktunya maka Allah akan selamatkan ia dengan berbagai kisah hikmah seperti kisah di atas. Selalulah membawa alat sholat ketika bepergian sehingga diri akan selalu ingat untuk beribadah.

Source: Kaltimpost.co.id
Editor: Destur

Tinggalkan Komentar