Menurunkan Darah Tinggi dengan Buah Melon dan Semangka

Penyakit darah tinggi atau hipertensi timbul karena pola hidup. Pola hidup yang tidak sehat secara makanan mau pun kontrol stres yang buruk. Pola istirahat juga sangat berpengaruh meskipun faktor keturunan juga tidak kalah berperan. Ada beberapa obat yang biasa digunakan untuk menurunkan darah tinggi. Ada obat yang bernama Captopril dengan dosis 12,5 mg dan 25 mg. Ada pula obat Amlodipin dengan dosis 5 mg dan 10 mg. Bisa juga memilih alternatif menurunkan darah tinggi dengan buah.

Ada banyak buah yang dapat menjadi pilihan untuk menurunkan darah tinggi. Beberapa buah yang dapat menurunkan darah tinggi seperti Melon dan Semangka.

Buah Melon

Menurunkan darah tinggi dengan buah Melon adalah pilihan yang baik. Melon mengandung vitamin A, vitamin C, thiamin dan kalium. Satu cangkir melon (173 g) mengandung 484 mg kalium, ini setara dengan 14 persen dari nilai kebutuhan harian yang direkomendasikan. Melon juga merupakan sumber yang baik dari magnesium, asam folat dan vitamin B6.

Buah Semangka

Semangka bisa dikatakan tidak terlalu mahal dan tentunya menyegarkan. Menurunkan darah tinggi dengan buah semangka tidaklah memakan biaya yang besar. Buah Semangka dapat dijadikan penurun tekanan darah tinggi karena kandungan L-citrulline. Zat ini akan membantu memebuat rileks pembuluh darah, sehingga buah semangka bisa menjadi penurun darah tinggi.

Cukup dengan menjaga pola hidup baik apa yang dikonsumsi mau pun aktivitas fisik dapat menjadi langkah jitu untuk menurunkan darah tinggi. Faktor stres yang sangat besar meningkatkan tekanan darah harus diatasi dengan baik. Meluangkan waktu sejenak untuk menghirup udara segar pegunungan melihat pemandangan laut akan menjadi sarana untuk meredam stres. Meningkat kualitas ibadah juga adalah saran untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta sekaligus memohon agar diberikan kesehatan selalu.

Kebiasaan-kebiasaan buruk seperti merokok, mabuk, makan asin-asinan harus dihentikan segera setelah tanda-tanda darah tinggi mulai muncul. Tanda-tanda umumnya tentu ketika diperiksa tekanan darah bisa mencapai 140 mmHg lebih. Selain itu, tengkuk yang sering pegal dan jantung yang sering berdebar-debar juga harus diwaspadai. Sakit kepala yang berat merupakan salah satu tanda bahaya yang harus ditangani karena penyakit Stroke bisa saja menyerang sewaktu-waktu.

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker