Maksud Hati Ingin Hemat Tapi Berakibat Pada Kematian Pasien

Polisi memasukkan ke dalam catatan kriminal tanpa penahanan terhadap seorang dokter dan perawat. Mereka adalah dokter dan perawat di sebuah klinik operasi plastik di Gangnam, Seoul selatan. Kedua oknum kesehatan ini telah menggunakan anestesi yang tidak layak pakai. Kelalaian ini telah menyebabkan kematian pasien.

Menurut polisi, mereka melakukan kecurangan terhadap pasien. Mereka mengumpulkan propofol yang tersisa di botol bekas dan kemudian digunakan lagi. Pada bulan Februari lalu, sudah 2 pasien yang menjadi korban kecurangan ini, dilansir Korea Times (22/10/2015).

Propofol digunakan sebagai obat bius (anestesi). Ia bersifat sekali pakai dan sisa obat dalam botol harus dibuang.

Seorang pasien asal Cina menderita hipertermi (demam tinggi) dan hipotensi (tekanan darah rendah) setelah operasi.

Beruntungnya, ia pulih setelah dua hari perawatan intensif di sebuah rumah sakit umum yang lebih besar.

Tiga hari setelah tragedi tersebut, mereka kembali menggunakan dibuang propofol pada pasien berkebangsaan Korea. Dia menunjukkan gejala yang sama, tetapi meninggal karena kegagalan organ setelah dua hari kemudian.

Polisi juga sedang mencari dakwaan lain terkait kelalaian medis dan penggunaan mobil pribadi saat mengantarkan pasien ke Rumah Sakit yang lebih besar, bukan dengan ambulan.

Dokter tersebut pun tidak turut serta saat mengantarkan pasien malpraktiknya itu dengan alasan ada operasi lain.

Source: Korea Times
Editor: Destur

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker