Kisah Anak Berbakti Pada Ayahnya yang Lumpuh Ini Sangat Mengharukan

0
Kisah nyata anak berbakti pada ayah, Yanglin merawat ayahnya yang lumpuh (Foto: Shanghaiist)

Sebuah kisah nyata yang cukup mengharukan untuk direnungkan. Kisah ini berasal dari Tiongkok. Seorang anak kecil merelakan masa bermainnya untuk merawat sang ayah yang tengah mengalami kelumpuhan. Menurut kabar dari Youth Daily, sosok ayah tersebut bernama Ou Tong Ming yang tinggal bersam Yang Lin, putra kandungnya. Pekerjaan Tongming sebelumnya hanyalah seorang buruh berusia 37 tahun. Mereka tinggal di Wangpu, Guizho. Kisah anak berbakti kepada orang tuanya ini cukup menyita perhatian dunia.

Ming mengalami kecelakaan tatkala sedang merenovasi sebuah rumah bersama pekerja lain. Pada tahun 2013, sebuah kejadian tak terduga pun terjadi. Ming terjatuh dari lantai sehingga mengalami beberapa kerusakan organ tubuh. Sang istri yang mendengar kabar tersebut pun segera mendampingi sang suami ke rumah sakit. Ming pun akhirnya divonis oleh tim dokter mengalami fraktur vertebra pada bagian lumbal. Rusuknya pun beberapa mengalami fraktur. Akibatnya, kini Ming lumpuh dan tidak dapat menggerakkan organ tubuh bagian bawah.

Keuangan keluarga pun mengalami polemik. Setelah setahun Ming tak kunjung sembuh, sang istri pun pergi bersama sang anak yang masih berumur 3 tahun. Sedangkan Ming ditinggalkan bersama Yang Lin dalam kehidupan serba kekurangan.

Seperti dilansir Liputan6.com dari Shanghaiist, Sabtu (31/10/2015), setelah hampir selama satu tahun tanpa kemajuan, istrinya menelantarkan dia dengan membawa putrinya yang masih berusia 3 tahun.

Saat ini Yanglin duduk di kelas 1 SD, dalam kesehariannya, Lin merelakan masa-masa bermainnya. Ia setiap pagi selalu bangun pukul 6 lalu menyediakan sarapan untuk sang ayah. Selepas pulang sekolah, ia pun langsung pulang untuk menyediakan makan siang untuk sang ayah. Begitu seterusnya kisah anak berbakti pada ayahnya ini. Yang Lin pun akhirnya mencari biaya untuk hidup dengan mengumpulkan sampah lalu menjualnya. Dalam sehari, ia bisa meraup keuntungan yang cukup bisa makan dalam sehari yakni sekitar 20 Yuan.

Kini, akibat perawatan di rumah yang kurang, ayah Lin pun telah mengalami Dekubitus. Dekubitus adalah komplikasi yang timbul pada pasien tirah baring. Cirinya berupa terbentuknya luka pada bagian tubuh yang menonjol dan tertekan dalam waktu lama. Pada awalnya, luka Dekubitus berupa kemerahan. Jika dibiarkan terus-menerus akan menjadi borok dan bahkan hingga berlubang kehitaman.

Selain dari hasil jerih payah menjual sampah, keluarga ini juga mendapatkan bantuan dari pemerintah sebesar 300 Yuan tiap bulannya. Tetangga pun dengan penuh rasa peduli memberikan bantuan semampunya. Pada suatu kesempatan, Tongming pun pernah berencana untuk bunuh diri namun ia uurngkan karena tidak tega meninggalkan anaknya sebatang kara. Selain itu, si anak pun begitu besar harapannya agar sang ayah sembuh.

“Aku tidak bisa hidup tanpa ayahku,” ungkap Yanglin kepada wartawan. Pada kesempatan itu ia juga mengatakan ingin cepat tumbuh dewasa agar bisa mencari uang untuk mengobati ayahnya.

Tinggalkan Komentar