Hak-Hak Istri yang Mesti Suami Penuhi

0

Menikah adalah solusi dari Allah untuk mencegah terjadinya perzinaan. Mirisnya, di Indonesia tersendiri zina justru menjadi solusi atas carut-marutnya sistem yang mengatur masalah pernikahan. Maka beruntunglah bagi mereka yang bisa menjaga diri dari beragam fitnah akhir zaman. Suami adalah kepala rumah tangga yang harus menjadi panutan. Dalam tugasnya sebagai suami, ia harus memenuhi hak-hak istri. Ada banyak hak-hak istri yang sejatinya menurut Allah merupakan keseimbangan dalam hidup sosial. Dalam berbagai kesempatan telah dijelaskan banyak sekali hak-hak istri dan bahkan diterangkan pula dalil yang bersangkutan.

Dari sekian banyak hak-hak istri, hendaknya dipenuhi dengan cara yang baik. Baik dalam arti proporsional, tidak berlebih dan tidak kekurangan. Jangan kemudian asal sudah diberikan lalu sudah dianggap cukup. Meskipun demikian, istri juga harus memahami bahwasanya kemampuan suami barulah sedemikian. Tugas istri pula mengingatkan kepada suami agar lebih giat dan doakan dalam tiap kesempatan.

Ada 12 hak-hak istri yang harus dipenuhi oleh suami sebagainya termaktub dalam kitab Kado Pengantin yang ditulis oleh Majdi Muhammad Asy Syahawi dan Aziz Ahmad Al Aththor, diantaranya:

  1. Mendidik istri.
  2. Memerintahkan untuk berbuat baik dan mencegahnya agar tidak berbuat kemunkaran.
  3. Menjaganya dari berbagai hal yang menyakitkan, menjaga perasaan, tidak membuka rahasia dan tidak menggunjingkan aibnya.
  4. Memberikan izin jika hendak mengunjungi saudara atau tetangga.
  5. Menjaga dan mencegah dari pergaulan bersama wanita-wanita yang buruk akhlaknya.
  6. Tidak menggantungkan materi kepada istri, misalkan istri adalah seorang kaya atau pegawai tetap.
  7. Mendampinginya baik suka dan duka.
  8. Senantiasa memberikan petuah-petuah dan motivasi untuk istri.
  9. Jangan sampai menyebut-nyebut kekurangan istri, baik didepannya terlebih di depan orang lain.
  10. Berhias sebagaimana istri diperintahkan untuk berhias. Jangan sampai rumah selalu dipenuhi oleh bau badan suami yang kecut, asam dan busuk. Tampillah wangi dan segar.
  11. Bersama istri mendidik anak-anak. Jangan sampai beban pendidikan anak hanya diserahkan kepada istri.
  12. Suami harus berinteraksi dengan istri dengan baik, mencintai dan menyayanginya sepenuh hati, memanggilnya dengan sebutan yang paling disukai dan menghormatinya dengan segala bentuk penghormatan yang menjadikannya senang.

Tinggalkan Komentar