Gaji Perawat Kisaran 11-35 Juta, Peluang Terbuka Lebar di Jepang

0

Kasubdit Kerjasama Antar Instansi Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) Yeni Agus Winoto, mengatakan bahwa peluang kerja di Jepang bagi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berprofesi sebagai careworker (perawat orang-orang tua) dan nurse (perawat) masih terbuka lebar.

TKI dengan dua profesi ini ternyata disukai oleh pengguna jasa di Jepang. Gaji perawat di Jepang pun bisa mencapai puluhan juta rupiah.

“User di Jepang pada umumnya puas dengan kerja careworker dan nurse dari Indonesia. Ini tentu menjadi motivasi bagi kami di pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pekerja kita sebelum diberangkatkan,” kata Yeni Agus Winoto.

Menurut Yeni, dua profesi pekerjaan ini termasuk tinggi peminatnya. Apalagi, kata dia, gaji perawat di Jepang berkisar Rp 11,8-23 juta per bulan.

“Bahkan kalau mereka telah lulus ujian nasional gajinya naik menjadi Rp 35 juta per bulan. Itu belum termasuk tunjangan dan lembur,” ujarnya.

Yeni mengungkapkan, untuk proses penempatan para calon careworker dan nurse sudah dilakukan oleh BNP2TKI sejak tanggal 8 September lalu dan diselenggarakan secara online bagi mereka yang telah dinyatakan fit to work oleh Sarana Periksa Kesehatan TKI (Sarkes).

Matching pertama, seorang calon diberikan kesempatan untuk memilih 10 institusi (rumah sakit atau panti lansia) di Jepang. Apabila tidak matching pada tahap pertama, calon diberikan kesempatan matching kedua dengan memilih 20 institusi.

“Pemberitahuan hasil matching pertama akan diumumkan pada akhir September sedangkan matching diumumkan pada bulan pertengahan Oktober. Setelah matching calon akan diberikan pelatihan bahasa Jepang selama 6 bulan di Jakarta,” jelasnya.

Terkait dengan proses ini, kata dia, telah dilakukan interview terhadap 478 orang untuk kandidat Careworker dan 106 orang untuk kandidat Nurse, yang diselenggarakan di Jakarta dan Medan pada 19 – 27 Agustus 2015 lalu. Seleksi ini untuk mengisi permintaan 58 nurse dan 282 careworker di tahun 2015.

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.