Diduga Akibat Tidak Sesuai Prosedur, 18 Pasien Terinfeksi Hepatitis C di Sebuah Rumah Sakit Seoul

Sebuah kejadian fatal terjadi di sebuah Rumah Sakit Seoul, Korea. Sebanyak delapan belas orang yang diduga terinfeksi hepatitis C setelah menerima suntikan intravena di rumah sakit Seoul. Pernyataan ini diungkapkan oleh otoritas kesehatan Jumat lalu, dilansir Korea Times (20/11/2015).

Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Korea (KCDC) mengatakan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi epidemiologi atas kejadian itu di Klinik Dana Hyeondae di Sinjeong-dong, Yangcheon, Seoul.

“Kami mengkonfirmasi bahwa 18 orang terinfeksi HCV setelah mereka pergi ke rumah sakit ini. Kami telah menyelidiki rumah sakit setelah seorang informan yang tidak disebutkan namanya¬†melaporkan hal ini ke pihak berwenang,” kata KCDC.

KCDC mengatakan bahwa karena semua pasien hepatitis C menerima suntikan intravena ketika mereka berada di rumah sakit, termasuk diantaranya seorang istri dokter dan dua perawat. Infeksi ini kemungkinan disebabkan oleh prosedur medis yang tidak tepat. Peralatan medis yang juga tidak melalui tahap sterilisasi dengan benar.

Rumah sakit telah ditutup untuk mencegah infeksi lebih lanjut.

Pusat Kesehatan Yangcheon telah melakukan tes untuk hepatitis C pada semua pasien yang telah mengunjungi rumah sakit sejak dibuka pada 2008.

Rumah sakit ini awalnya dibuka sebagai Klinik Sinsegye pada tahun 2008. Kemudian berubah nama menjadi Dana Hyeondae Clinic dan pindah lokasi ke tempat lain di Sinjeong-dong pada tahun 2010.

Hepatitis C tidak mungkin ditularkan dari orang ke orang tetapi infeksi dapat terjadi dari darah ke darah. Bisa juga karena bekas suntikan dari seorang pecandu narkoba.

Infeksi ini dapat mengakibatkan komplikasi seperti munculnya jaringan parut pada hati dan sirosis. Infeksi dapat diobati jika ditemukan segera ketika masih stadium awal sebelum komplikasi berkembang.

Pejabat KCDC mengatakan bahwa kasus ini akan diambil tindakan hukum karena termasuk pelanggaran hukum jika pemeriksaan epidemiologi terbukti Rumah Sakit ini bersalah.

Source: Korea Times
Editor: Destur

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker