Bus PO Haryanto Beri Sanksi Kepada Kru Jika Tidak Memberi Waktu Sholat

0

Bus Haryanto sebagai salah satu perusahaan transportasi sudah tidak asing lagi dikenal oleh para netizen. Sudah banyak foto beredar tentang peraturan dari pihak pemilik bus PO Haryanto yang mewajibkan para krunya untuk memberikan waktu untuk sholat. Kondisi ini sangat jarang dijumpai di Indonesia. Hanya sedikit PO Bus yang memberikan waktu bagi penumpang untuk sholat. Seperti misalkan bus yang memiliki rute AKAP, tidak banyak yang meluangkan waktu seperti saat Sholat Shubuh. Akhirnya, sholat Shubuh pun lebih sering dilakukan di dalam bus dengan posisi duduk.

Sebuah kebijakan yang sangat baik dari bus PO Haryanto. Peringatan tegas pun tertulis secara jelas dalam sebuah spanduk di PO Bus Haryanto. Tulisan tersebut mengingatkan kepada para kru untuk memberikan waktu sholat pada para penumpang. Selain itu, bagi kru yang melanggarnya akan diberikan sanksi tidak akan diberikan gaji selama satu kali jalan atau satu kali trayek PP.

“PERHATIANĀ Semua Crew bus PO Haryanto, Wajib Memberi Kesempatan Penumpang dan Melaksanakan Sholat 5 Waktu, Terutama Sholat Shubuh, Bagi yang Melanggar, 1 Crew Tidak Akan Mendapatkan Gaji Untuk 1 PP”, demikian tulisan yang terpampang jelas di PO Bus Haryanto.

Tidak hanya terdapat di markas PO Haryanto, di dalam bus pun terdapat stiker yang mengingatkan para penumpang untuk sholat. Kru yang tidak memberikakn waktu bagi penumpang untuk sholat, maka para penumpang boleh malaporkan kru bus tersebut.

Terobosan yang patut ditiru oleh pemilik PO (Perusahaan Otobus) lainnya. Mengingat bahwa kaum Muslimin harus melaksanakan sholat 5 waktu. Efek dari para bus yang tidak memberikan waktu untuk sholat, terutama sholat Shubuh, sering sekali tampak para penumpang tidak melaksanakan sholat. Bahkan ketika turun istirahat pun hanya segelintir yang langsung mengganti sholat.

Kesalahan dalam meninggalkan sholat Shubuh saat di bus ini bukan mutlak salah sopir. Satu faktor ketidaktahuan dari para penumpang akan bolehnya sholat di dalam bus pun perlu mendapatkan edukasi lebih dalam.

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.