Tips Jitu Agar Terhindar dari Siksa Kubur

0

Sama seperti halnya penyakit, jika tidak mau penyakit maka hindari penyebabnya. Mencegah adalah hal utama daripada mengobati. Secara umum, jika ingin terhindar dari siksa kubur tentu caranya adalah menjauhi hal-hal yang dapat mengakibatkan siksa kubur itu menimpa. Merenungkan sejenak menjelang tidur tentang segala perbuatan yang telah dilakukan selama ini adalah sebuah solusi yang apik. Setelah itu, maksimalkan upaya bertaubat secara benar untuk menuai hasil kebaikan taubat yang sesungguhnya.

Sebuah jaminan telah diberikan oleh Rosulullaah shollallaahu ‘alayhi wa sallam kepada orang-orang yang akan selamat dari siksa kubur. Salah satunya adalah dalam hadits dari Salman Rodhiyallaahu ‘anhu bahwa ia berkata, “Aku telah mendengar Rosulullallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Ribath (berjaga di perbatasan dalam medan pertempuran) sehari semalam itu lebih baik daripada shoum dan sholat malam selama satu bulan. Jika ia sampai meninggal maka ia akan diberi pahala atas amalan yang dikerjakannya, diberi pahala atas rizkinya dan ia selamat dari fitnah kubur.” [HR. Muslim (1913), shohih]

Dari hadits Fadholah bin ‘Ubaid, dari Rosulullaah shollallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda,

“Setiap orang yang meninggal disudahi berdasarkan amalannya kecuali orang yang meninggal dalam keadaan ribath di jalan Allah. Sesungguhnya amalannya ditumbuhkan baginya hingga hari kiamat dan ia akan selamat dari fitnah kubur.” [HR. Tirmidzi (1663), hasan]

Dalam sunan An Nasa-i disebutkan riwayat dari Rosyid bin Sa’d dari salah seorang sahabat Rosuulullaahi shollallaahu ‘alayhi wa sallam bahwa seseorang berkata kepada beliau, “Wahai Rosulullah, bagaimana bisa orang-orang beriman itu mendapatkan ujian kubur kecuali orang yang mati syahid?”

Beliau menjawab, “Kilatan pedang yang berkelebat di atas kepalanya sudah cukup sebagai ujian.” (HR. An Nasa-i (VI/99)]

Source: Ibnul Qoyyim Al Jauziyyah dalam Menjelajah Alam Roh
Editor: Destur

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.