Tindakan Medikasi untuk Mengatasi Angina Pectoris

Keadaan Ischemia Jantung pada kasus Angina Pectoris merupakan kasus yang tidak terduga dan seiring berujung fatal. Istilah di kampung-kampung sering disebut sebagai masuk angin duduk. Meskipun secara medis tidak justru kekurangan pasokan angin tapi justru dikatakan masuk angin. Kondisi Angina Pectoris merupakan kurangnya kiriman oksigen yang menuju ke miokardium. Hal ini membuat otot Jantung tidak dapat bekerja dengan baik. Akibat yang ditimbulkan dari iskhemia otot jantung biasanya adalah nyeri pada daerah dada menjalar ke leher, punggung bahkan ke lengan atas.

Hipoksia Jantung atau kekurangan oksigen para otot Jantung diakibatkan oleh terjadinya penyempitan satu atau lebih arteri koroner. Pada kasus yang berlarut dapat berakibat pada kerusakan otot Jantung. Gangguan ritme Jantung pun akan terjadi.

Angina ada beberapa jenis, diantaranya:

  1. Angina Stabil
  2. Angina Instabil
  3. Angina Variant

Tindakan umum yang dapat dilakukan adalah dengan mengubah kebiasaan buruk dan beralih kepada pola hidup sehat. Beberapa trik yang wajib dilakukan untuk mengatasi Angina Pectoris antara lain:

  1. Berhenti merokok
  2. Membatasi minum kopi
  3. Jaga berat badan, jangan sampai kegemukan (Overweight)
  4. Olah raga ringan tapi rutin seperti jalan pagi atau lari-lari kecil
  5. Waspadai hipertensi

Pengobatan yang dapat dilakukan secara medis dapat diberikan obat sebagai berikut:

  1. Nitrogliserin, untuk mengatasi serangan akut. Dapat pula dipadukan dengan Analgetikum Narkotika untuk mengatasi nyeri dan efek sedatif.
  2. Beta-Blocker untuk mengurangi kebutuhan oksigen
  3. Vasodilator Koroner untuk memperlancar sirkulasi darah dan oksigen seperti golongan Isosorbidanitrat dan Antagonis Ca (Diltiazem dan Verapamil). Nifedipin dalam kasus ini tidak dianjurkan karena dikhawatirkan memiliki dampat karsinogenik pada penggunaan jangka panjang.

Pos terkait