Ternyata Tidak Boleh Menyandingkan Mempelai Lelaki dan Perempuan Di Pelaminan

Mengadakan walimah ‘urs adalah sangat dianjurkan oleh Rosuulullaah shollallaahu ‘alayhi wa sallam. Itu merupakan salah satu momen kebahagiaan yang hendaknya dibagikan kepada kerabat dekat. Di lain sisi, manfaat dari adanya walimah ‘urs ini juga adalah agar tidak terjadi fitnah. Agar semua orang mengetahui bahwasanya sang kedua mempelai telah menjalin ikatan yang sah. Namun ada kalanya walimah ‘urs ini berubah menjadi sebuah kebatilan. Salah satunya adalah ketika kedua mempelai disandingkan di atas pelaminan. Hal ini akan identik dengan berbaurnya antara laki-laki dan perempuan.

Dijelaskan dalam kitab Fiqhus Sunah Lin Nisa’ bahwasanya hal ini merupakan kesalaha besar dan diharamkan karena beberapa sebab. Salah satunya ada bercampurnya kaum pria dan wanita. Secara jelas Rosuulullaah shollallaahu ‘alayhi wa sallam bersabda:

“Waspadalah, jangan kalian ikut nimbrung di tengah-tengah kaum wanita” (HR Bukhory (5232) dan Muslim (2172)

Alasan lain adalah karena terbuka lebar kesempatan untuk saling pandang yang berlebihan. Terlebih ketika menghadiri acara tersebut, pasti mengenakan pakaian terbaik dan banyak yang berhias. Dewan ‘ulama senior telah mengeluarkan fatwa tentang haramnya menyandingkan mempelai dalam suatu acara walimah (Fatwa no. 8854/1405 H).

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker