Perjuangan Seorang Ibu, Melahirkan Sendiri Tanpa Bantuan di Tengah Banjir

0
Sumarti menggendong cucunya yang lahir di tengah banjir, Senin (19/10/2015). (Foto: Tribunnews)

Seorang warga Lingkungan 6, Kelurahan Beringin, Medan Selayang, Supriati (41) melahirkan bayi perempuan, anaknya yang ke delapan, di tengah kepungan banjir yang melanda kawasan tersebut, Senin (19/10/2015). Ia pun melahirkan di kediamannya tanpa bantuan bidan.

Sumarti (60), orang tua Supriati, mengaku lega anaknya dapat melahirkan dengan selamat meskipun tanpa bantuan tenaga kesehatan.

“Dari tadi malam, sudah mules-mules perutnya. Karena air sudah naik dan seluruh kawasan terkepung banjir jadi enggak bisa keluar rumah,” ujarnya.

Menurutnya, tetangga sudah memanggil bidan. Namun sebelum bidan datang Supriati sudah melahirkan duluan.

“Bidan datang sekitar pukul 09.30 WIB, tidak lama setelah anak saya melahirkan cucu. Jadi tadi proses melahirkannya tanpa bantuan bidan. Syukur sekali bisa selamat,” katanya.

Bidan Klinik Karang Rejo, Yani, mengaku terlambat datang karena banyak jalan tertutup air sehingga ia harus mengambil rute memutar ke rumah Supriati.

“Waktu saya datang, sudah keluar sendiri. Kondisi aman dan berat bayi perempuannya tiga kilogram dan panjang 48 kilogram,” ujarnya.

Source: Tribunnews
Editor: Destur

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.