Meramu Jahe Sebagai Solusi Herbal Nyeri Haid

0

Nyeri haid sebenarnya sebuah hal yang lumrah. Sudah menjadi taqdirnya bahwasanya tiap perempuan merasakan salah satu yang baginya merupakan keunikan. Rasa nyeri haid ini disebabkan oleh Prostaglandin. Hormon ini jika diproduksi berlebihan, akan berefek pada kontraksi otot rahim saat terjadi peluruhan Endometrium dalam rahim. Nyeri haid ini akan semakin terasa akibat kontraksi tersebut yang semakin kuat. Ada pun kondisi penyerta lain saat menstruasi berupa sakit kepala, mual, muntah dan diare.

Jahe yang kita kenal sebagai herbal yang selalu memberikan kehangatan, ternyata juga berguna untuk mengurangi efek nyeri haid dari produksi Prostaglandin yang berlebihan.

Penelitian oleh James W. Daily, dkk atas hasil-hasil riset lain yang tersebar di 12 basis data elektronik seperti PubMed, EMBASE, Cochrane Library dan basis-basis data di Korea, China dan India secara khusus mempelajari seberapa bagus efek jahe dalam mengatasi nyeri haid. Setelah menyeleksi dari ribuan artikel penelitian yang pernah diterbitkan, mereka menemukan empat artikel yang secara spesifik meneliti efek terapetik jahe untuk nyeri menstruasi. Keempat artikel tersebut lalu diperbandingkan.

Perbandingan hasil-hasil uji klinis acak (randomized clinical trials) dalam artikel-artikel itu memberikan bukti yang sugestif bahwa konsumsi 750-2000 mg bubuk jahe selama 3-4 hari cukup efektif untuk mengurangi nyeri menstruasi. Dibandingkan obat farmasi, jahe memiliki kelebihan karena tidak memiliki efek samping. Selain itu, jahe juga mengurangi nyeri di perut bagian atas, rasa panas di dada (heartburn), kembung, sebah, mual, muntah dan kehilangan nafsu makan.

Source: Majalah Kesehatan
Editor: Destur

Tinggalkan Komentar