Mengerikan, Kepalanya Terbentur Saat Parkour dan Akhirnya Sekarat

1
Gerakan melompat dalam olahraga Parkour

Olahraga Parkour atau biasa disebut dengan Parkur lebih banyak disukai oleh para pemuda. Terang saja, jika para tetua masih ikut Parkour yang ada justru mendatangkan penyakit. Tujuan dari olahraga Parkour adalah untuk meningkatkan stamina, kebugaran dan kekuatan otot. Gerakan-gerakan ekstrim dalam Parkour memang sangat berbahaya. Tidak jarang jika dilihat beberapa video yang diunggah dalam Youtube tentang aksi gagal olahraga Parkour, ada yang tangannya robek, kakinya patah bahkan hingga kematian.

Dalam istilah Jepang, Parkour biasa disebut Yamakasi. Dalam berolahraga ini, kondisi Jantung dan Paru-Paru akan dipacu. Gerakan melompat dari dinding satu ke dinding lain, dari pohon ke tanah, akan membuat semua otot tubuh membutuhkan oksigen yang banyak untuk metabolisme. Kerja Jantung akan meningkat sehingga suplai darah dan oksigen tersebut terdistribusi dengan baik.

Dikutip Livestrong, Kamis (28/10/2015), sistem kardiovaskular manusia terdiri dari jantung, paru-paru dan pembuluh darah. Semua itu bertanggung jawab untuk menyediakan oksigen dan aliran darah penting bagi tubuh kita.

Meskipun baik untuk fisik, ternyata olahraga Parkour tidak dapat dilakukan secara sembarangna. Perlu adanya latihan otot Jantung dan otot pernapasan agar tidak terjadi cedera yang mengkhawatirkan. Para ahli menyarankan kepada pecinta parkour untuk melakukan pelatihan kardiovaskular ekstra agar detak jantung bekerja normal.

American College of Sports Medicine memberikan saran kepada para pecinta Parkour untuk melakukan melakukan setidaknya 30 menit latihan kardio intens selama lima hari per minggu. Meskipun terjadi perbedaan pendapat terkait olahraga atau bukan, namun tidak dapat dilakukan tanpa memperhatikan teknik-teknik dasar dalam olahraga.

Sudah banyak komunitas Parkour di Indonesia. Tidak ada salahnya untuk mengikuti Parkour bagi yang penasaran. Kendati demikian, hendaknya dilengkapi terlebih dahulu sarana keamanan. Bisa dengan membeli sepatu yang cocok untuk lari, bantalan sendi baik siku dan lutut, helm dan lain sebagianya. Dalam sebuah video yang diunggah ke Youtube, ada sebuah tragedi mengenaskan menimpa salah satu pelaku Parkour. Tatkala ia melompat, ternyata ia terjatuh dan kepalanya terbentuk ke bumi. Berikutnya ia hanya mengerang dan kejang-kejang. Bisa jadi hal ini sudah masuk kepada CKB (Cedera Kepala Berat) yang kemungkinan terparahnya adalah terjadi perdarahan otak dan dapat menyebabkan kematian.

Berikut ini kesalahan fatal dalam Parkour. Tampak sekawanan pemuda tengah melakukan olahraga Parkour. Mereka tidak memperhatikan keamanan seperti memakai pakaian tertutup dan bantalan siku dan juga helm. Al hasil, ketika akan melompat melewati pagar, salah satu dari mereka kakinya tersangkut dan terjatuh. Posisi jatuh pemuda ini amat berbahaya yakni kepala membentur bumi.

1 KOMENTAR

Tinggalkan Komentar