Lucu, Kebo Putih Kyai Slamet Ngambek Saat Akan Dikirab

0

Kyai Slamet, begitu sebutan untuk kerbau putih milik Keraton Surakarta. Kebo putih ini amat sakral. Betapa tidak, setiap malam satu Suro, Kyai Slamet diarak mengelilingi Keraton Surakarta. Terlebih masyarakat sekitar mempercayai bahwasanya kebo putih Kyai Slamet mendatangkan berkah. Tidak asing bahkan ketika Kyai Slamet diarak, kotorannya pun mejadi rebutan. Kerbau Kyai Slamet yang diarak pada malam satu Suro 2015 ini berjumlah 9 ekor.

Setibanya di depan pura, para abdi dalem keraton langsung menyajikan makanan berupa ketela dan minum kepada sembilan kebo berkulit putih ini.

Akibat riuhnya kondisi para peserta kirab, Kyai Slamet sempat beberapa kali ingin kembali ke kandangnya. Kondisi ramai dari para penonton yang berebut untuk bisa mendekati sang Kebo Putih ini membuat risih. Para kebo ini hendak kembali ke kandang yang terletak di alun-alun kidul Keraton Surakarta. Setelah ditangani oleh pengasuhnya yang cekatan, kondisi ini akhirnya bisa ditangani.

Ketika jarum jam menunjukan jam 00.00 WIB, Kamis (15/10/2015) dini hari, lonceng keraton dibunyikan dan bedug ditabuh yang menandakan prosesi kirab satu suro Keraton hendak dimulai.

Kebo bule menjadi peserta kirab paling depan yang mengawal para pengageng, serta abdi dalem keraton dan juga sembilan pusaka milik Keraton Kasunanan Surakarta mengitari area Keraton.

Kirab dimulai dari Pura Kamandungan, Alun-alun Utara, kawasan Gladag, Sangkrah, Pasar Kliwon, Gemblegan hingga kembali ke Keraton.

“Proses menyambut malam satu suro sudah dilakukan sejak Rabu (14/10/2015) malam karena ada prosesi wilujengan atau slametan. Baru pada Kamis (15/10/2015) jam 00.00 WIB, prosesi kirab malam satu suro dilaksanakan,” ujarnya dikutip Tribunnews.

Source: Tribunnews
Editor: Destur

Share

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Wajib diisi * Time limit is exhausted. Please reload CAPTCHA.