Kondisi Gawat Janin Dapat Berujung Kematian

Senyumperawat.com – Kondisi gawat janin merupakan kondisi yang sangat berbahaya. Gawat janin diartikan sebagai kondisi dimana janin tidak menerima cukup oksigen. Akibat dari kondisi ini, bayi akan mengalami sesak nafas dan bahkan hingga meninggal. Penyebabnya cukup banyak, bisa karena pihak ibu atau pun kondisi janin tersendiri.

Oleh karena itu, perlu diantisipasi semua hal-hal yang berkenaan dengan kondisi gawat darurat. Persiapan sejak dini perlu diperhitungkan. Di sini peran suami SIAGA sangat diperlukan.

Faktor Penyebab Gawat Janin

Beberapa faktor penyebab gawat janin antara lain sebagai berikut:

Baca juga: Bee Pollen Adalah……

  1. Persalinan lama
  2. Obat perangsang kontraksi rahim
  3. Perdarahan
  4. Infeksi
  5. Kejang
  6. Kehamilan prematur dan post matur
  7. Tali pusat menumbung
  8. Ketuban pecah lama

Tanda-Tanda Kondisi Gawat Janin

Dengan mengenali tanda-tanda terjadinya gawat darurat saat persalinan, tindakan emergency bisa diantisipasi sejak dini. Berikut ini setidaknya ada 3 kondisi yang perlu mendapatkan perhatian.

  1. Frekuensi denyut jantung janin kurang dari 120x/menit atau lebih dari 160x/menit.
  2. Berkurangnya gerakan janin (Janin normal bergerak lebih dari 10x/hari)
  3. Ada air ketuban berwarna kehijauan atau berbau

Pemeriksaan Penunjang

Pemeriksaan penunjang diperlukan untuk memastikan kondisi janin. Di antara banyak pemeriksaan penunjang, kedua pemeriksaan ini biasanya akan dilakukan.

  1. Pemeriksaan menggunakan kardiotokografi
  2. Pemeriksaan sampel darah janin

Penanganan Kondisi Gawat Janin

Gawat janin dapat menyebabkan berakhirnya kehamilan karena pada gawat janin, maka harus segera dikeluarkan. Cara persalinan dengan tindakan, seperti ekstraksi cunam, ekstraksi forseps, vakum ekstraksi bahkan dapat diakhiri dengan tindakan sectio saesarea (SC).

Baca juga: 5 Efek Bahaya Bedak Bagi Tubuh

Jika tidak segera diselamatkan, bayi dapat mengalami Asfiksia. Asfiksia yaitu keadaan dimana bayi baru lahir tidak dapat bernapas secara spontan dan teratur, apabila tidak segera ditolong berakibat cacat bahkan kematian akibat kekurangan oksigen.

Tindakan Pencegahan

Pemeriksaan kehamilan atau antenatal care mesti dilakukan dengan baik dan teratur. Tindakan ini bertujuan meminimalkan segala resiko yang mungkin muncul sebagai penyebab gawat janin. Pemeriksaan secara terjadwal untuk memeriksan kondisi ibu dan janin akan menentukan saat persalinan nantinya. Oleh karena itu, jangan menyepelekan tindakan antenatal care (ANC).

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker