Kenapa Warna Kulit Berbeda-Beda?

Warna kulit manusia berbeda-beda. Ada orang yang bangga dengan kulit putihnya namun ada pula yang berkulit putih justru ingin berkulit hitam. Entah agar sama dengan Bilal bin Rabah atau hanya ingin mencari sensasi berbeda. Warna kulit ini dipengaruhi oleh banyak sebab. Warna kulit dipengaruhi oleh pembuluh darah pada kulit, banyak sedikitnya lemak dan pigmen kulit yang disebut melanin. Kulit manusia amatlah banyak fungsinya sehingga harus dirawat sebaik mungkin. Warna kulit pun dapat berubah sesuai dengan bagaimana seseorang memberinya perawatan.

Terjadinya perbedaan warna kulit memang terkadang menjadi ribut. Dulu, ras kulit hitam dimata orang-orang kulit putih, dianggap sebagai budak. Mereka tidak diberikan yang layak di negara-negara barat. Lain jika di Indonesia, kulit hitam itu adalah bukti bahwa ia adalah lelaki karena ia bekerja di luar rumah terkena sengatan matahari.

Jika ditinjau lebih dalam, perbedaan warna kulit ini bisa terjadi akibat:

  • Melanosit, terletak pada stratum basalis yang memproduksi pigmen bertanggung jawab terhadap pewarnaan kulit dari soklat sampai hitam. Peningkatan melanin ini berakibat pada proses pigmentasi. Produksi melanin akan semakin banyak jika terpapar sinar matahari. Bagian yang akan cenderung mengalami pigmentasi berlebih ini adalah pada bagian puting susu, areola, skrotum, penis dan bahkan labia mayora. Bagian tubuh yang mengalami sedikit produksi melanin adalah telapak tangan dan kaki. Maka dari itu warnanya lebih cerah daripada bagian tubuh lain.
  • Darah yang mengalir dalam pembuluh darah kulit untuk juga mempengaruhi warna kulit. Seperti kisahnya ‘Aisyah rodhiyallaahu ‘anhaa yang memiliki kulit putih. Akibat warna kulitnya yang putih tersebut, pembuluh darah di bawah lapisan epidermis tersebut membuat pipi beliau merona. Karena hal inilah beliau disebut oleh Rosulullaah ‘alayhi wa sallam sebagai Al Humairo (yang kemerah-merahan).
  • Pigmen kuning (Karotin) yang terdapat pada stratum korneum dan dalam sel lemak dermis memberikan pengaruh juga terhadap warna kulit.

Namun sejatinya, warna kulit dasar dipengaruhi oleh genetik. Akan lucu jika orang tuanya sama-sama putih tapi anaknya hitam, bisa timbul kecurigaan. Apa pun warna kulitnya, itulah rejeki dari Allah yang harus disyukuri dengan dijaga kesehatannya.

Tags

Destur PJ ,S. Kep

Perawat sekaligus seorang penulis dan juga suka bergabung dalam event organizer. Semoga tulisan-tulisan ini bermanfaat bagi rekan-rekan seprofesi dan juga para pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Komentar

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker