Kenapa Tulisan Resep Dokter Itu Jelek?

Contoh tulisan resep dokter (Foto: https://akfar-isfi.info)

Di antara kita mungkin pernah terlintas dalam pikirannya, tulisan resep dokter itu seperti cacing yang sedang kepanasan. Tidak terbaca secara jelas dan bahkan tampak seperti garis yang tidak sempurna. Fenomena ini bukanlah hal baru. Pada akhirnya banyak yang menjuluki bahwa tulisan dokter itu paling jelek. Ada juga yang memberikan ejekan kepada orang yang tulisannya tidak terbaca dengan julukan tulisan dokter. Tidak buruk juga sebenarnya karena meskipun ejekan tapi bisa jadi do’a agar kelak bisa jadi dokter.

Sudah banyak dibahas mungkin dalam website lain mengapa tulisan dokter itu hanya seperti garis. Biar pun terlihat huruf pun mungkin hanya huruf depan saja dan angka. Hal ini dilakukan bukanlah tanpa maksud. Ada maksud baik dari para dokter tersebut untuk para pasien. Tidak jarang ada yang berpikiran bahwa tulisan resep dokter dibuat jelek agar semua pasien hanya membeli obat di tempat dokter tersebut atau atas rekomendari dokter tersebut agar mendapat bagian bayaran.

Muat Lebih

STOP! Jangan su’uzhon dulu…

Ternyata, tulisan resep dokter dibuat jelek adalah karena sebab berikut ini:

  • Agar pasien tidak membeli obat secara asal tanpa mempertimbangkan dosis.
  • Agar memeriksakan terlebih dahulu kondisi perkembangan kesehatannya sebelum membeli obat karena obat diberikan jika ada indikasi penyakit tertentu sehingga tidak asal.
  • Agar obat-obat yang diberikan dikonsumsi sesuai aturan pakai.
  • Agar interaksi obat satu dengan obat yang lain dapat dikontrol. Masalahnya adalah ada orang yang ketika sudah mendapatkan obat dari dokter, ia juga mengonsumsi obat warung tanpa mempertimbangkan interaksi obat tersebut. Padahal ada obat yang sifatnya protagonis atau justru antagonis sehingga memberikan efek berbahaya.

Demikian beberapa fungsi tulisan resep dokter yang jelek. Bisa jadi masih banyak manfaat lain dari tindakan tersebut. Jadi jangan berprasangka buruk terlebih dahulu kepada dokter Anda.

“Sebenarnya tidak semua dokter tulisannya jelek, banyak juga kok yang bagus-bagus. Tulisan yangg jelek terkadang timbul juga karena keadaan yang memaksa untuk menulis demikian. Mereka dituntut untuk bisa nulis cepat dalam waktu singkat karena pasien yang bejibun.” jelas Ummi Hani’ah selaku seorang¬†Apoteker.

“Terlebih nulisnya sambil berdiri en ngantuk-ngantuk pas jaga malem. Maka tak heran kalau bentuk tulisannya menjadi aduhai.” lanjutnya kepada Senyumperawat.com.

“Asal jeleknya msh dalam batas wajar sih gpp. Karena kalo sampe level susah dibaca sama apoteker, dapat menimbulkan medication error, salah persepsi, akhirnya salah dalam pemberian obat. Jadi, prescriber tetap harus hati-hati dalam kaidah penulisan resep” ungkap Apoteker yang juga merupakan alumnus UGM tersebut.

Pos terkait